Dalam pos

POROSBEKASI.COM – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.

Kehadiran koperasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian di tingkat kelurahan.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau operasional KDKMP Bojong Menteng untuk memastikan kegiatan usaha koperasi berjalan baik.

Peninjauan tersebut sekaligus melihat kesiapan pengelolaan koperasi dalam memberikan pelayanan dan memperluas akses ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Harris, KDKMP Bojong Menteng telah didukung sumber daya manusia (SDM), mulai dari manajer hingga pegawai, serta sarana dan prasarana yang dinilai memadai untuk menunjang kegiatan operasional.

Meski demikian, ia menilai pengembangan koperasi masih perlu dilanjutkan, terutama dalam hal tata kelola dan sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat yang dapat diperoleh dari keberadaan koperasi tersebut.

“Kita harapkan ke depan makin lebih baik, makin baik dari sisi tata kelola, dari sisi sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa tahu secara utuh tentang manfaat dari hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini,” ujar Bobihoe, dikutip Jumat (16/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Harris juga menjajal kendaraan operasional koperasi dan berbelanja bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus untuk melihat langsung harga sejumlah kebutuhan yang dijual kepada masyarakat.

Dari hasil pengecekan, beberapa barang kebutuhan rumah tangga disebut memiliki harga yang relatif lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemui masyarakat. Salah satunya gas elpiji 3 kilogram yang dijual sekitar Rp16 ribuan, sedangkan harga minyak goreng disebut memiliki selisih sekitar Rp2.000.

“Ia tadi menjajal sedikit dan siap semua untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih. Dan berbelanja serta mengecek harga dan ternyata relatif lebih murah, tadi sempat menanyakan harga gas melon 3 kg hanya 16 ribuan, minyak selisih 2 ribuan, lumayan buat emak-emak yang berbelanja kebutuhan,” ucap Bobihoe.

Harga kebutuhan pokok menjadi salah satu aspek yang dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Karena itu, keberadaan koperasi yang menawarkan harga kompetitif diharapkan bisa memberikan alternatif belanja bagi warga sekaligus memperkuat fungsi koperasi sebagai infrastruktur ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi juga mendorong agar pengelolaan KDKMP terus ditingkatkan. Dengan tata kelola yang baik, sosialisasi yang lebih luas, serta pelayanan yang memadai, koperasi diharapkan semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat.

 

Porosbekasicom
Editor