Dalam pos

PorosBekasi.com – Meluasnya ancaman sampah plastik yang kian sulit terurai membuat kualitas ekosistem sungai terus menurun. Kali Bekasi menjadi salah satu yang paling terdampak, menampung tumpukan limbah rumah tangga dan industri yang tak kunjung terkendali.

Kesadaran akan bahaya plastik konvensional, mulai dari pencemaran air, rusaknya habitat biota, hingga potensi gangguan kesehatan, mendorong berbagai komunitas bergerak serentak mencari solusi yang lebih berkelanjutan.

Semangat itu tampak dalam kegiatan “Pahlawan Kali Bekasi”, aksi susur sungai yang diinisiasi GIS Peduli bersama Pemkot Bekasi, Basarnas, dan komunitas lingkungan lainnya.

Gelaran di kawasan Hutan Bambu tersebut turut mendapat dukungan dari Yuk Sedekah Roti (Yusro) Bekasi yang hadir untuk mengampanyekan penggunaan kemasan ramah lingkungan.

Ketua Yusro Bekasi, Gilang, mengatakan bahwa pihaknya menyediakan Roti Yusro dan susu kambing dari Madeena Farm dengan kemasan Oxobiodegradable.

“Kami mensupport Roti Yusro dan Susu Kambing dari Madeena Farm dengan kemasan yang sudah ramah lingkungan, yang biasa disebut dengan Plastik Oxobiodegradable, Food Grade dan dapat terurai oleh mikroba,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Gilang menambahkan, kemasan berbahan Oxobiodegradable dapat menjadi solusi untuk menekan penumpukan sampah plastik yang selama ini mendominasi tempat pembuangan akhir.

“Plastik yang kami gunakan hari ini merupakan support dari Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan-Indonesia (KPPL-I) sebagai program sosialisasi penggunaan plastik ramah lingkungan KPPL-I,” paparnya.

Sebagai bagian dari kampanye perubahan gaya hidup, Yusro Bekasi juga mendorong publik untuk lebih selektif memilih kemasan.

“Ajakan penggunaan plastik ramah lingkungan oleh Yusro Bekasi sendiri kami beri taggedline ‘Hijrah Plastik Yuuk’ dengan harapan makin banyak yang beralih ke Plastik Oxobiodegradable hingga beban TPA akan berkurang,” tandasnya.

Porosbekasicom
Editor