Dalam pos

POROSBEKASI.COM – Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu kembali ditegaskan Istana.

Publik menilai pernyataan tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui penanganan perkara-perkara besar yang hingga kini belum menemui titik terang.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan, pemberantasan korupsi merupakan komitmen Presiden yang berlaku kepada siapa pun tanpa pengecualian.

“Komitmen tersebut berlaku bagi siapa pun tanpa pengecualian,” kata Hasan Nasbi, dikutip Kamis (16/7/2026).

Ketua kelompok masyarakat Triga Nusantara (Trinusa) Bekasi Raya, Maksum Alfarizi turut merespons hal tersebut.

Menurutnya, komitmen yang disampaikan Istana harus menjadi dorongan bagi aparat penegak hukum untuk mempercepat penanganan dugaan mega korupsi migas Kota Bekasi.

Menurut Maksum, masyarakat saat ini masih menunggu kepastian hukum atas penyidikan dugaan skandal kerja sama operasi (KSO) antara PT Migas Perseroda Kota Bekasi dengan Foster Oil and Energy Pte Ltd yang sudah berjalan menahun.

Ia menilai, perkara tersebut memiliki dugaan potensi kerugian negara yang sangat besar, namun hingga kini belum disertai perkembangan signifikan berupa penetapan tersangka.

“Kami mendesak Kejaksaan Agung untuk segera menuntaskan penyidikan perkara ini,” ujar Mandor Baya, sapaan akrab Maksum Alfarizi.

“Tetapkan tersangka. Usut siapa saja yang terlibat dan bertanggung jawab dalam KSO tersebut. Jangan pandang bulu, jangan pilih kasih. Sesuai perintah Presiden,” tegasnya lagi.

Maksum juga mengingatkan agar tidak terjadi ketimpangan dalam penegakan hukum. Ia menyoroti sejumlah perkara di Kota Bekasi yang telah diproses cepat, sementara dugaan korupsi dengan nilai kerugian yang jauh lebih besar justru belum menunjukkan perkembangan berarti.

Menurutnya, setelah proses perkara tersebut diambil alih oleh Jampidsus Kejaksaan Agung, publik berharap penyidik dapat segera memberikan kepastian hukum melalui langkah-langkah yang terukur dan transparan.

“Rakyat Bekasi berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya. Kasus kecil diusut, kasus besar juga harus diusut. Ini ujian bagi komitmen ‘tanpa pandang bulu’ yang digaungkan Istana,” pungkasnya.

 

Porosbekasicom
Editor