Dalam pos

PorosBekasi.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan penolakannya terhadap wacana pemekaran provinsi baru yang digulirkan sejumlah pihak. Rencana tersebut awalnya digadang untuk mempercepat pelayanan publik dan mengatasi ketimpangan pembangunan infrastruktur di beberapa daerah.

Dalam wacana itu, sedikitnya ada lima provinsi baru yang diusulkan dengan nama berawalan “Sunda”. Namun, Dedi menilai langkah tersebut tidak mendesak dan justru berpotensi membebani keuangan negara.

“Itu wacana yang tidak mungkin direalisasikan. Kenapa? Karena terdapat moratorium yang berlaku sehingga tidak mungkin dibangun provinsi baru,” ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan,  Selasa 9 September 2025.

Ia menekankan, dana yang ada sebaiknya digunakan untuk program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Urgensi anggaran yang tersedia dimanfaatkan untuk pembangunan jalan, sekolah, irigasi, puskesmas, rumah sakit serta sarana prasarana layanan publik. Bukan pembentukan provinsi baru,” tambahnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman pun menguatkan pernyataan gubernur. Menurutnya, Pemprov Jawa Barat masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.

“Saat ini, Pemprov Jawa Barat tengah fokus untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah (PR) yang masih banyak,” ujarnya.

“Pemekaran provinsi menjadi isu kompleks yang membutuhkan kajian mendalam, prioritas utama saat ini adalah memastikan kinerja pemerintahan daerah berjalan optimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Barat,” lanjut Herman.

Adapun lima wilayah yang sempat diwacanakan menjadi provinsi baru adalah:

1. Provinsi Sunda Galuh (Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran)

2. Provinsi Sunda Priangan (Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Cimahi)

3. Provinsi Sunda Pakuan (Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur)

4. Provinsi Sunda Taruma/Bhagasasi (Purwakarta, Subang, Karawang, Bekasi, Kota Bekasi)

5. Kota Bekasi diwacanakan masuk ke Provinsi Sunda Taruma/Bhagasasi

Meski demikian, dengan adanya penolakan tegas dari Dedi Mulyadi, wacana pemekaran provinsi di Jawa Barat dipastikan belum akan terwujud dalam waktu dekat.

Porosbekasicom
Editor