Dalam pos

Porosbekasi.com – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk membangun restoran khas Timur Tengah di area lahan parkir Islamic Center Bekasi, di Jalan KH Noer Ali, Bekasi Selatan, mendapat penolakan dari pihak yayasan.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengungkapkan Pemkot Bekasi saat ini masih melakukan upaya komunikasi dengan pihak pengurus Islamic Center Bekasi.

Menurutnya, hanya ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Jika pembangunan restoran tidak mengganggu aktivitas lingkungan Islamic Center, maka akan diusahakan terealisasi. Tetapi jika mendapat penolakan, maka rencana pembangunan akan dibatalkan.

“Ya sedang kita coba lagi usahakan. Kalau itu tidak menganggu saya kira kita coba, namun kalau itu dianggap tidak boleh, saya kira itu tidak boleh terjadi,” ujar Bobihoe, Senin (26/5/2025).

Diketahui, Ketua Yayasan Islamic Centre Kota Bekasi Heri Sukomartono telah menyampaikan penolakan atas wacana pembangunan restoran khsa Timur Tengah di bagian utara kawasan masjid.

“Ya peninjauannya kita dari Islamic kemarin sudah ada rapat kesepakatan, bahwa lokasi yang dimohon di daerah ini sebelah utara ya, sebelah utara depan, bagian utara itu. Kita tidak bisa menerima untuk menjadi area kuliner,” ujar Ketua Yayasan Masjid Islamic Centre Kota Bekasi Heri Sukomartono, Rabu, 21 Mei 2025.