PorosBekasi.com – Momen peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Selasa, 10 Maret 2026 malam, menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi dua santri dari Yayasan Widatul Muslimat, Labib Faqih dan Ahmad Faiz.
Keduanya mengaku terkejut sekaligus bahagia ketika disapa langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan singkat itu meninggalkan kesan mendalam bagi Faqih dan Faiz. Mereka mengaku tidak menyangka bisa berinteraksi secara langsung dengan orang nomor satu di Indonesia.
“Senang, senang, bahagia bisa bertemu Pak Prabowo langsung,” ujar Faqih dan Faiz dalam keterangannya dikutip, Rabu (11/3/2026).
Bagi Faqih, kebahagiaan itu semakin terasa karena Presiden Prabowo justru menghampiri dan menyapa mereka secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga sempat bersalaman dengan Presiden.
“Berkesempatan bisa bersalaman dengan Pak Presiden,” ungkap Faqih.
Faqih juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menghadiri acara peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara.
Sebagai generasi muda, mereka berharap dapat terus belajar dan memberikan kontribusi positif bagi masa depan bangsa.
“Semoga bisa menjadi lebih baik. Terima kasih Pak Presiden Prabowo sudah mengundang saya,” tutur Faqih.
“Terima kasih untuk Pak Presiden Prabowo Subianto karena saya sudah di undang ke Istana Negara ini, saya senang sekali,” lanjut Faiz.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat kabinet, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu, sejumlah tokoh agama juga hadir, di antaranya pendakwah Quraish Shihab dan Fatmawati Assegaf.







Tinggalkan Balasan