Dalam pos

Porosbekasi.com – Penghapusan sederet program infrastruktur hasil Musrenbang yang telah disahkan DPRD dalam APBD murni 2025, membuat banyak warga kecewa. Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara, menegaskan akan menindaklanjuti masalah ini.

“Mengenai hal tersebut, nanti kita akan sampaikan ke fraksi, apalagi kita punya kekuatan di ketua dewan,” kata Heri, Minggu (11/5/2025).

Ia mengaku akan lebih efektif untuk menyampaikan aspirasi ke fraksi agar ditindaklanjuti. Sehingga akan ketahuan apakah ada indikasi ketidakberesan dalam mengelola pola pembangunan, khususnya di Musrenbang.

“Jadi jalurnya memang harus itu nanti, karena lebih efektif dibanding kita yang hari ini tidak menjabat sebagai anggota dewan,” ujar Heri.

Diketahui, sejumlah pengurus RW di Kota Bekasi mengungkapkan kekecewaan, karena proyek infrastruktur di wilayah mereka dicoret meskipun telah melalui proses Musrembang dan disahkan DPRD.

Program infrastruktur hasil Musrenbang tersebut, dicoret oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan rencananya akan diganti dengan janji politik Pilkada berupa bantuan Rp 100 juta per RW.

Hal ini dinilai bertentangan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi, yang menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat seharusnya tidak boleh terkena efisiensi.