POROSBEKASI.COM – Proyek Peningkatan Sarana Prasarana Utilitas Gedung Basket Kota Bekasi senilai Rp4.900.000.000 melalui APBD 2026 kini memasuki tahap krusial.
Tender proyek tersebut telah masuk proses evaluasi terhadap administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga.
Berdasarkan data LPSE Kota Bekasi per 3 Oktober 2026 pukul 11.41 WIB yang diakses PorosBekasi.com, tender dengan kode 10169633000 tersebut saat ini berada pada tahap Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga.
Proyek yang dikelola Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi itu menggunakan metode Tender Pascakualifikasi Satu File – Harga Terendah Sistem Gugur dengan kualifikasi usaha kecil.
Sebanyak 23 perusahaan tercatat mengikuti tender tersebut. Beberapa di antaranya yakni:
• Jecesda Bangun Karya – Rp4.782.702.450,28
• PT. ERISTA JAYA
• Family Jaya Mandiri Kontraktor
• PT. ROYAL INTI MAHIRO
• PT. Daniel Sumber Rezeki
• CV. RIZKY ALIEF PUTRA
• PT. GOARTHA ABADI
• PT. PERMATA ANGKOLA SEJAHTERA
• dan 15 peserta lainnya.

Dari data penawaran, nilai terendah sementara berada di kisaran Rp4,78 miliar atau hampir 97,6 persen dari pagu anggaran. Paket tersebut menggunakan klasifikasi SBU BS016 atau Fasilitas Olahraga.
Kondisi ini membuat proses penetapan pemenang menjadi perhatian publik. Masyarakat tentu berkepentingan memastikan proyek olahraga tersebut dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, serta tidak berujung pada pekerjaan yang mangkrak.
Namun, persoalan proyek Gedung Basket tidak hanya berhenti pada proses tender senilai Rp4,9 miliar tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi melalui Disperkimtan kembali menganggarkan puluhan miliar rupiah untuk berbagai proyek pembangunan di kawasan GOR Hutan Kota melalui APBD Tahun Anggaran 2026.
Di antara anggaran tersebut terdapat belanja modal konstruksi lanjutan pembangunan Gedung Basket. Sebelumnya, proyek tersebut telah memiliki pagu lebih dari Rp17 miliar pada APBD 2025. Pada APBD 2026 kembali dialokasikan anggaran lebih dari Rp8,5 miliar yang masih dalam proses lelang tender.
Padahal, kawasan tersebut juga telah memiliki GOR Terpadu yang dibangun menggunakan APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah.
Tidak berhenti di situ, Pemkot Bekasi juga mengalokasikan lebih dari Rp9,6 miliar melalui program penataan bangunan gedung untuk belanja modal konstruksi atau pembangunan sarana pada GOR Volley dan Batminton. Paket tersebut tercatat dengan kode tender 10116610000 dan RUP 63530923.
Yang kemudian menjadi sorotan adalah adanya paket tender lain dengan judul program kegiatan yang hampir sama. Paket dengan kode tender 10116613000 dan RUP 63529907 tersebut memiliki judul Belanja Modal Konstruksi Penataan Kawasan GOR Bekasi dengan nilai lebih dari Rp10,6 miliar dan dibuat tender pada 18 Februari 2026.
Rangkaian penganggaran proyek dengan nomenklatur penataan kawasan GOR Bekasi yang muncul dari tahun ke tahun itu patut dipertanyakan.
Pola tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran dan perlu dicermati untuk memastikan tidak terdapat indikasi korupsi yang dapat merugikan keuangan daerah.
Pasalnya, pekerjaan yang dilakukan secara bertahap setiap tahun seharusnya dapat dikaji secara lebih matang, termasuk kemungkinan menggunakan skema multiyears atau tahun jamak apabila memang pekerjaan tersebut membutuhkan kesinambungan pelaksanaan.
Pola penganggaran setiap tahun juga berpotensi meningkatkan beban belanja karena kebutuhan jasa konsultan kembali muncul dalam setiap paket pekerjaan.
Setiap tahun, jasa konsultan tersebut harus melalui proses lelang tersendiri dengan nilai yang disebut dapat mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah hanya untuk kebutuhan konsultansi.
Karena itu, rangkaian proyek di kawasan GOR Bekasi tersebut tidak cukup hanya dilihat dari siapa pemenang tender Gedung Basket Rp4,9 miliar.
Yang lebih penting adalah memastikan efektivitas penggunaan APBD, menghindari pengulangan anggaran yang tidak diperlukan, serta memastikan setiap rupiah uang daerah benar-benar menghasilkan sarana olahraga yang dibutuhkan masyarakat.







Tinggalkan Balasan