Selain itu, dalam unggahan di akun TikTok @Waktu Bekasi, Tri juga menghentikan paksa proyek galian kabel optik di Jalan Kaliabang Tengah yang diklaim belum mengantongi izin Pemkot.
Ia bahkan meminta Satuan Polisi Pamong Praja memotong kabel optik sebagai bentuk penertiban pekerjaan yang dianggap melanggar prosedur. Namun warganet kembali menilai Tri salah sasaran.
“kalo bisa marahnya jgn sama pekerja, dia hanya butuh mencari uang utk kluarga, harusnya baik2 dan marah boleh pada yg tepatnya pamilik dan yg memberi ijin proyek itu,” celetuk akun @l**.
“pak wali keren,bentak sama tukang kuli hahaha salah kamar marahnya,” tegas @Riska Bumi Put**.
Insiden ini menambah daftar kontroversi gaya komunikasi pemerintah daerah yang dinilai sebagian publik lebih menekan pekerja kecil lapangan dibanding menyasar pengambil keputusan proyek.
Marah-marah saat puasa Ramadan tidak membatalkan puasa secara hukum fikih (tetap sah), tetapi dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala puasa.
Ramadan sejatinya mengajarkan kesabaran, sehingga emosi yang tidak terkendali merusak kesempurnaan ibadah. Dianjurkan berwudu, berzikir, atau diam untuk meredam amarah.







Tinggalkan Balasan