POROSBEKASI.COM – Tambahan laba PT Pertamina International Shipping (PIS) sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp222 miliar.
Namun, pada periode yang sama, anggaran insentif, bonus, dan tantiem untuk jajaran Direksi serta Dewan Komisaris juga meningkat hingga sekitar Rp214,6 miliar.
Kenaikan tersebut membuat Center for Budget Analysis (CBA) mempertanyakan besarnya alokasi kompensasi bagi para petinggi PIS.
CBA menilai tambahan anggaran tersebut mencapai hampir seluruh nilai pertumbuhan laba perusahaan pada 2025.
Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, mengatakan sorotan itu juga berkaitan dengan keterangan dalam laporan tahunan PIS 2025 mengenai bonus kinerja tahun 2024.
Laporan tersebut menyebutkan pembayaran bonus kepada Dewan Komisaris dan Direksi masih menunggu persetujuan pemangku kepentingan (stakeholder).
Uchok menjelaskan, bonus kinerja yang diberikan kepada Dewan Komisaris umumnya dikenal sebagai tantiem atau insentif kinerja dalam praktik perusahaan.
Karena itu, meskipun bonus tersebut belum dibayarkan, kewajibannya telah diperhitungkan dalam laporan keuangan PIS.
“Ini uang belum keluar dari saku perusahaan, tetapi bebannya sudah bertambah di pundak PIS,” ujar Uchok Sky dalam keterangannya, Senin 28 September 2026.
CBA mencatat, berdasarkan data anggaran perusahaan, total insentif, bonus, dan tantiem PIS pada 2025 mencapai USD100.733.784. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan anggaran pada 2024 yang tercatat sebesar USD87.320.241.







Tinggalkan Balasan