PorosBekasi.com – Konten lama terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali ramai beredar di media sosial.
Materi tersebut muncul dalam berbagai format, mulai dari video hingga poster bernada provokatif yang menyebarkan klaim tanpa dasar kuat, termasuk narasi “99,9% palsu”.
Isu ini sebenarnya sudah berulang kali muncul sejak beberapa tahun terakhir. Sejak 2022, pola penyebarannya cenderung sama: potongan informasi atau pernyataan tertentu diambil, kemudian disusun ulang dengan tambahan teks atau caption yang diarahkan untuk membentuk opini publik tertentu.
Klarifikasi dari Lembaga Resmi
Berbagai institusi telah memberikan penjelasan terkait isu keaslian ijazah tersebut. Universitas Gadjah Mada menegaskan bahwa Joko Widodo adalah lulusan sah dari Fakultas Kehutanan.
Selain itu, aparat penegak hukum juga telah melakukan penelusuran dan menyatakan bahwa dokumen ijazah dimaksud autentik serta tidak ditemukan indikasi tindak pidana.
Dengan demikian, tudingan mengenai pemalsuan tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Narasi yang Meluas ke Isu Politik
Perkembangan terbaru yang menjadi sorotan adalah munculnya narasi yang tidak lagi berhenti pada isu ijazah, tetapi juga mulai menyeret nama Presiden RI saat ini, Prabowo Subianto.
Dalam sejumlah unggahan, terdapat klaim yang seolah-olah mengaitkan Prabowo dengan pengetahuan maupun sikap tertentu terhadap isu tersebut.
Namun hingga kini, tidak ada pernyataan resmi ataupun bukti yang dapat menguatkan narasi tersebut.







Tinggalkan Balasan