PorosBekasi.com – Janji manis pengembang Perumahan Grand Citra Satria, Kelurahan Satria Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, berubah menjadi kekecewaan pahit.
Fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang dijanjikan sejak awal pembelian rumah, tak kunjung dibangun, meski perumahan itu sudah berdiri lima tahun.
“Tahun 2024, kami menanyakan soal fasos dan fasum yang dijanjikan developer tapi ternyata sampai tahun 2025 ini tidak ada kepastian,” kata Nanang, warga setempat kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Warga yang berjumlah sekitar 60 kepala keluarga ini mayoritas menempati rumah tipe 45 seharga Rp 900 juta jika dibayar lunas.
Ketua Paguyuban Grand Citra Satria, Sulaiman, menekankan bahwa keberadaan fasos dan fasum sangat penting, terutama untuk kebutuhan anak-anak dan kegiatan sosial warga.
“Saat ini kami berharap pihak pengembang segera mengupayakan fasos dan fasum agar akhir tahun ini selesai dibangun dan bisa digunakan oleh anak-anak kami,” ucap Sulaiman.
Namun, seiring waktu yang terus berjalan tanpa kejelasan, warga mulai menyiapkan opsi jalur hukum. “Seandainya tidak terealisasi dalam waktu yang dijanjikan, maka akan dilakukan upaya hukum. Bila diperlukan, kami akan melakukan gugatan,” tegasnya.
Perumahan Grand Citra Satria dibangun oleh PT Liquid Property di atas lahan sekitar 6.000 meter persegi dengan 60 unit rumah. Hingga kini, tak ada tanda-tanda pembangunan fasilitas yang menjadi hak dasar warga, membuat kepercayaan konsumen runtuh dan konflik hukum di depan mata.







Tinggalkan Balasan