Dalam pos

POROSBEKASI.COM – BNI Kantor Cabang Pematangsiantar menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp500 juta kepada Nazhifah Hapiz, pelaku usaha pembuatan mesin kopi di Pematangsiantar.

Pembiayaan tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan usaha produktif yang dijalankannya.

Fasilitas KUR dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk itu dimanfaatkan Nazhifah untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengembangan bisnis.

Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, pengadaan bahan baku, pengembangan peralatan, serta mendukung kebutuhan operasional usaha.

Usaha pembuatan mesin kopi yang dikelola Nazhifah memiliki peluang pertumbuhan seiring berkembangnya bisnis kedai kopi.

Peningkatan aktivitas usaha tersebut ikut mendorong kebutuhan terhadap mesin dan peralatan yang digunakan dalam pengolahan kopi.

Potensi pasar usaha tersebut juga telah berkembang hingga ke luar Pematangsiantar. Produk mesin kopi yang dihasilkan dipasarkan melalui penjualan langsung serta kegiatan canvassing untuk menjangkau calon pelanggan di wilayah yang lebih luas.

Pengembangan usaha itu sekaligus berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Saat ini, enam orang telah terlibat dalam proses produksi dan kegiatan operasional sehari-hari.

Tambahan pembiayaan diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas usaha sekaligus membuka peluang perluasan pasar.

Nazhifah mengatakan tambahan modal menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kemampuan produksi sekaligus menangkap peluang pasar yang terus berkembang.

“Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha kami, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, penyaluran KUR kepada sektor usaha produktif diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan skala bisnis dan memperkuat daya saing.

“KUR yang disalurkan kepada Nazhifah Hapiz diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha pembuatan mesin kopi yang dijalankan,” ujar Okki.

Menurut Okki, pertumbuhan industri kopi turut membuka peluang bagi berbagai sektor pendukung. Peluang tersebut tidak hanya muncul pada bisnis kedai kopi, tetapi juga pada industri pembuatan mesin, peralatan, kemasan, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.

Karena itu, akses pembiayaan dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat membantu pelaku usaha lokal memperbesar kapasitas produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pasar.

Penyaluran KUR oleh BNI Pematangsiantar juga menunjukkan bahwa pembiayaan usaha rakyat dapat menjangkau sektor industri kecil yang menghasilkan produk pendukung bagi ekosistem bisnis yang lebih luas.

Di Pematangsiantar, perkembangan industri pendukung kopi memiliki peluang tumbuh sejalan dengan meningkatnya aktivitas usaha makanan dan minuman serta berkembangnya budaya konsumsi kopi di masyarakat.

Dengan dukungan pembiayaan, pelaku usaha lokal diharapkan mampu meningkatkan skala bisnis, memperluas pasar hingga luar daerah, membuka peluang kerja baru, serta memperbesar kontribusi UMKM terhadap perekonomian Pematangsiantar dan sekitarnya.

 

 

Porosbekasicom
Editor