POROSBEKASI.COM – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kota Bekasi segera digelar. Forum tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk menentukan arah perjalanan partai dalam lima tahun ke depan, terutama menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 dan Pilkada Kota Bekasi.
Direktur Beringin Institut, Novarel S Zuhry, mengingatkan agar Musda Golkar Kota Bekasi tidak hanya berfokus pada perebutan posisi Ketua DPD.
Menurutnya, agenda politik yang jauh lebih besar sudah menanti sehingga konsolidasi dan penguatan internal partai harus menjadi perhatian utama.
“Musda kali ini jangan sampai hanya menjadi ajang perebutan kursi ketua. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana Golkar menyiapkan diri menghadapi Pileg dan Pilkada lima tahun ke depan,” kata Novarel.
Ia menilai penentuan ketua memang menjadi salah satu agenda penting dalam Musda. Namun, proses tersebut jangan sampai menguras energi kader dan pengurus hingga mengabaikan kebutuhan partai untuk membangun strategi menghadapi dua kontestasi politik mendatang.
Novarel juga meminta seluruh kader menjaga soliditas selama tahapan Musda berlangsung. Perebutan kepemimpinan, kata dia, tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang justru menimbulkan perpecahan, termasuk melalui fitnah, kampanye hitam maupun politik uang.
#Jangan sampai kepentingan merebut tampuk pimpinan membuat kader saling menjatuhkan. Cara-cara seperti menebar fitnah, kampanye hitam dan politik uang harus disingkirkan karena bertentangan dengan semangat Partai Golkar,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Ketua Bukan Prioritas Utama
Novarel menilai posisi Ketua DPD Golkar Kota Bekasi memang penting. Namun, agenda memilih ketua menurutnya tidak boleh menjadi satu-satunya fokus dalam Musda.
Ia mengatakan kekuatan Golkar selama ini tidak semata-mata ditentukan oleh figur yang berada di pucuk pimpinan. Menurutnya, kekuatan utama Golkar terletak pada sistem organisasi dan struktur partai yang telah terbangun.
“Memilih ketua itu penting, tetapi bukan segala-galanya. Golkar bukan partai yang hanya bergantung kepada figur. Kekuatan Golkar justru ada pada sistem partai yang sudah kuat dan solid,” ucap Novarel.







Tinggalkan Balasan