Dalam pos

PorosBekasi.com – Kota Bekasi menjadi sorotan nasional setelah ditunjuk sebagai tuan rumah Puncak Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD-HKD) 2025 yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Acara ini berlangsung di SRMA 13 Pangudi Luhur, Bekasi Timur.

Peringatan HHD-HKD mengusung tema “Global Urban Crisis Response” yang menyoroti persoalan klasik kota modern, dari kemacetan, banjir, hingga gunungan sampah yang terus menekan ruang hidup masyarakat.

Indonesia pun menggaungkan pesan utama “Aksi Pilah Sampah Menuju Indonesia Bersih, Indonesia Sehat: Kota Cerdas yang Manusiawi.”

Menteri PUPR, Doddy Hanggodo, hadir langsung bersama jajaran Dirjen untuk membuka acara. SRMA 13 dipilih bukan tanpa alasan, lokasi ini menjadi simbol keterlibatan generasi muda dalam menjaga bumi, dengan ajakan agar siswa-siswi berani melakukan perubahan kecil yang berdampak besar, memilah sampah dari sumbernya.

Tak hanya pejabat, acara ini juga menghadirkan Luna Maya dan Pandawara Group, dua figur publik yang dikenal aktif mengkampanyekan isu lingkungan.

Keduanya menghidupkan semangat peserta lewat ajakan kreatif dan inspiratif untuk “Memilah Sampah dari Sumbernya.”

Dalam pidatonya, Menteri Doddy menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam hal pengelolaan sampah.

Ia menyebut masalah sampah di kota-kota besar di kawasan Jabodetabek, Bandung dan Bali, dapat mencapai 1.000 ton/hari, sehingga harus ditangani dengan proyek Waste To Energy.

“Namun tidak semua kota menghadapi masalah persampahan seperti kota-kota besar tersebut sehingga sampai dengan saat ini, pemanfaatan TPS3R menjadi langkah pasti untuk mengatasinya,” ujar Doddy dalam keterangannya, Senin (27/10/2025).

Ia menambahkan bahwa proyek Waste To Energy atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) membutuhkan waktu panjang serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Porosbekasicom
Editor