Dalam pos

PorosBekasi.com – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, tewas dalam insiden kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2026.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh BPK RI melalui pernyataan resminya.

“Anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta, pada usia 44 tahun,” tulis BPK RI dikutip, Sabtu (9/5/2026).

Dalam keterangannya, BPK menyebut almarhum menjabat sebagai Anggota IV BPK sejak April 2022.

Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

“Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” lanjut BPK.

Peristiwa kebakaran itu turut menyita perhatian publik setelah video kobaran api di rumah korban beredar luas di media sosial.

“Rumah kebakaran, anggota BPK RI Haerul Saleh meninggal dunia,” tulis akun Instagram @ctd.insider.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara api muncul dari lantai empat rumah korban yang diketahui merupakan ruang kerja pribadi Haerul Saleh.

“Jadi informasi, kebakaran adanya di lantai empat. Di lantai empat itu informasi ruang kerja korban,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi.

Menurut dia, korban berada di lantai empat saat api mulai membesar. Petugas kemudian menemukan Haerul Saleh meninggal dunia di ruang kerjanya.

Di sisi lain, Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menduga sumber api berasal dari sisa cairan tiner bekas renovasi rumah yang mudah terbakar.

“Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah,” ujar Rizal.

Kebakaran pertama kali diketahui warga setelah muncul kepulan asap dari bagian atap rumah. Ketua RT setempat kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang menewaskan pejabat BPK RI tersebut.

 

Porosbekasicom
Editor