PorosBekasi.com – Penyelidikan atas wafatnya selebgram Lula Lahfah terus berlanjut. Kepolisian menjadwalkan pemeriksaan terhadap kekasih Lula, Youtuber Reza “Arap” Oktovian, pada Senin (26/1/2026), guna melengkapi rangkaian keterangan terkait peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan agenda pemanggilan Reza Ia menyebutkan pemeriksaan akan digelar di Mapolres Metro Jakarta Selatan dengan fokus menyusun kronologi kejadian secara lebih menyeluruh.
“Iya informasi (bakal diperiksa) Senin, kalau enggak salah,” kata Budi dalam keterangannya, dikutip kompas.com.
Budi menegaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Reza agar bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik sesuai jadwal.
Selain Reza, polisi juga melibatkan lingkar terdekat korban. Sejumlah teman Lula yang diketahui berada di lokasi saat jenazah pertama kali ditemukan turut dipanggil untuk dimintai keterangan.
Pemeriksaan para saksi ini diarahkan untuk menggali kondisi terakhir Lula, termasuk riwayat kesehatannya sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya.
“Tergantung yang bersangkutan, tapi sudah dikomunikasikan untuk bisa hadir di hari Senin. Sama teman-teman dekat (Lula) yang datang ke lokasi kejadian,” tutur Budi.
Langkah tersebut selaras dengan hasil awal olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan fisik pada tubuh korban yang berusia 26 tahun itu.
Meski demikian, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti medis dari unit apartemen lantai 25 di kawasan Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, tempat Lula tinggal.
“Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” ujar Murodih, Sabtu (24/1/2026).
Murodih menjelaskan, peristiwa penemuan jenazah terjadi pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB. Kecurigaan saksi muncul setelah pintu apartemen korban terkunci dari dalam, padahal Lula diketahui baru menjalani pengobatan pada malam sebelumnya. Pintu kemudian dibuka secara paksa dengan bantuan pengelola gedung.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah mengalami henti jantung.
“Cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak,” tuturnya.
Jenazah Lula Lahfah telah dimakamkan di TPU Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu siang. Prosesi pemakaman dilakukan usai dishalatkan di Masjid RSPAD Gatot Subroto.
Di tengah ramainya pembahasan di media sosial, kepolisian meminta publik untuk menahan diri. dan berempati terhadap keluarga almarhumah. Masyarakat diminta tidak menyebarkan foto jenazah atau berspekulasi berlebihan.







Tinggalkan Balasan