PorosBekasi.com – Puluhan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Bekasi mendatangi kantor Pemerintah Kota Bekasi, menyuarakan protes atas pernyataan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bekasi, Nesan Sujana, yang dinilai menyudutkan kinerja mereka.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @hallobekasi_, Senin 4 Mei 2026, terlihat sejumlah anggota Linmas berkumpul sambil menyampaikan kekecewaan atas pernyataan yang dianggap tidak mencerminkan kondisi kerja di lapangan.
Kontroversi bermula dari pernyataan Nesan yang menyebut kinerja Linmas tidak optimal dan hanya aktif pada momen tertentu.
Ucapan tersebut memicu reaksi keras dari para anggota Linmas yang merasa telah menjalankan tugas secara maksimal, meski dengan keterbatasan.
“Ini gimana bidang linmas, semua tidak ada linmas-nya semua tidak kerja. bagaimana mau perhatian saya kepada linmas kalau begini,” ujar Nesan, seperti terdengar dalam dalam rekaman video dikutip, Selasa (5/5/2026)
“Tolong deh kasi di linmas jangan cuma tabla-teble, cuma pada saat ada info-info tertentu pada rajin. Coba lihat, nggak ada linmasnya satupun. empat titik saya survei,” tambahnya.
Pernyataan itu sontak menuai gelombang respons, tak hanya dari internal Linmas, tetapi juga warganet yang turut mempertanyakan relasi kerja serta kesejahteraan antara Linmas dan Satpol PP.
Sejumlah komentar bernada kritik hingga sindiran bermunculan di media sosial.
“Apa perbedaan kerja dn kinerja antara SATPOL dn LINMAS dn berapa perbedaan gaji keduanya serta adakah LINMAS itu memiliki dana pensiun seperti SATPOL atau fungsi LINMAS mendapatkan prioritas utama dr pemerintah atau hanya sebagai pelapis kerja dr SATPOL,miris bila ini bener2 tak di respon walikota,” ujar akun @sangperuba**.
“hadeh pak… ngoceh depan kroco pak.. nggk paham pak.. mereka juga ikut apa kata atasan pak .. salah pak kalau berbicara dihadapan para awak kapal,” ucap @cs.srryudha8**.
“Ya ampun linmas udah gajiannya gak gede juga itu juga paling triwulan dapatnya, tega amat sama linmas itu para pejabatnya dianggap gak kerja, ya pake hati,” celetuk @aminico_juli**.
“Maaf mau tanya, emang Satpol PP berguna ya?” sindir @nuranilahdans_nugro**.
“Gaji gope mao di samain dengan gaji 10 Juta,” tulis @warga_kotabeka**.
“Satpol nya pd kerja gak pak?paling saat poin” tertentu rajin kerja,” @hadeuuuhcaycahyadi6**.
Isu ini kembali membuka diskusi lama soal peran, beban kerja, hingga kesejahteraan Linmas yang selama ini kerap berada di garis belakang sistem keamanan daerah.






Tinggalkan Balasan