PorosBekasi.com – Upaya penanganan dampak bencana terus dilakukan aparat TNI dan Polri dengan mendekatkan layanan kesehatan langsung ke masyarakat.
Melalui mobil kesehatan keliling, tenaga medis menyisir desa-desa terdampak untuk memastikan warga tetap mendapat akses pengobatan.
Di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis, 29 Januari 2026, seorang dokter TNI bersama tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah warga lanjut usia. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari menanyakan keluhan hingga pengukuran tekanan darah.
Layanan serupa juga dilakukan di Kelurahan Pasar Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan mobil kesehatan berwarna hijau berlambang palang merah, dokter dan tenaga kesehatan TNI melakukan pemeriksaan kesehatan langsung ke rumah warga lansia.
Di Desa Kebon Pisang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, mobil ambulans TNI tampak keluar masuk permukiman warga. Tenaga medis mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan dasar.
Sementara itu, di Desa Aek Ngadol Nauli, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, TNI mendirikan posko kesehatan bagi warga yang tinggal di hunian sementara (huntara). Sebuah ambulans disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan medis darurat.
Layanan kesehatan juga menjangkau Desa Hutanabolon Simp Sipange, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah. Di lokasi ini, dokter TNI memeriksa pasien satu per satu, mencatat keluhan secara rinci dengan pendampingan tenaga kesehatan.
Warga terdampak bencana di Desa Kebon Pisang, Kecamatan Badiri, kembali mendapatkan pelayanan kesehatan. Dokter dan tenaga kesehatan memberikan penjelasan terkait obat serta dosis yang harus dikonsumsi oleh pasien.
Bakti Kesehatan Polri di Sumatra Barat
Selain TNI, pelayanan kesehatan juga dilakukan jajaran Polri. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatra Barat menggelar Bakti Kesehatan di lima posko pengungsian, yakni Huntara Lubuk Buaya, Posko Air Dingin, Posko Sei Lareh, Posko Nanggalo, dan Posko Lumin.
Dalam kegiatan tersebut, Bidokkes Polda Sumbar memberikan layanan pemeriksaan dan engobatan gratis kepada 72 warga.
Berbagai keluhan yang ditangani meliputi demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, gangguan asam lambung, diare, hingga hipertensi.
Kehadiran layanan kesehatan keliling ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana sekaligus memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau selama masa pemulihan.







Tinggalkan Balasan