PorosBekasi.com – Ketua DPD Nasional Corruption Watch (NCW) Herman Parulian Simaremare membantah keras kabar yang menyebut pertemuan Aliansi Ormas Bekasi dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, membahas kebijakan pelelangan armada bus Transpatriot oleh PT Mitra Patriot (Perseroda).
Hal ini disampaikan di tengah derasnya kritik publik terhadap pelelangan aset transportasi daerah tersebut.
Menurut Herman, pertemuan yang berlangsung pada Rabu 14 Januari itu murni bersifat silaturahmi dan tidak menyentuh isu pelelangan armada bus yang tengah menuai sorotan.
“Jika ada ormas yang menyatakan salah satu pembahasan terkait itu (pelelangan armada bus) dalam pertemuan, itu adalah pendapat pribadi atau ormas secara personal, tidak atas nama aliansi,” ujar Herman, Jumat (16/1/2026).
Ia menegaskan siap memberikan klarifikasi atas pernyataan pihak-pihak yang mengaitkan pertemuan tersebut dengan isu Transpatriot.
Herman menyebut, agenda pertemuan hanya sebatas membangun komunikasi antara ormas, LSM, dan pimpinan DPRD Kota Bekasi.
“Pertemuan itu sifatnya silaturahmi antara ormas dan LSM dengan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi. Silaturahmi ini diterima dengan baik oleh beliau,” katanya.
Herman juga menyampaikan dalam pertemuan tersebut tidak ada pembahasan kebijakan strategis daerah, apalagi menyangkut pelelangan aset BUMD transportasi.
Fokus pembicaraan disebut hanya soal komitmen menjaga stabilitas dan kondusivitas Kota Bekasi.
“Kebetulan saya hadir dalam pertemuan tersebut, dan tidak membahas di luar konteks itu, apalagi membahas pelelangan armada bus Transpatriot. Jadi munculnya kabar itu adalah berita hoaks. Saya tegas membantahnya,” ucapnya.







Tinggalkan Balasan