Dalam pos

PorosBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi mulai menyiapkan langkah besar untuk menata ulang operasional angkutan kota.

Kebijakan ini mencakup peremajaan kendaraan hingga evaluasi menyeluruh terhadap trayek yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kebutuhan mobilitas warga.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan pembenahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong sistem transportasi publik yang lebih tertib dan terintegrasi dengan moda lain.

“Kita akan lakukan peremajaan angkot secara bertahap. Bukan hanya kendaraannya yang diperbaiki, tapi sistem operasional dan trayeknya juga kita tata ulang,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, banyak jalur angkot saat ini sudah tidak lagi relevan karena terjadi tumpang tindih rute serta perubahan pola perjalanan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai membuat operasional angkot tidak efisien dan memicu persaingan penumpang di lapangan.

“Trayek yang sudah tidak efektif akan kita evaluasi. Bisa saja ada penggabungan jalur, pemendekan, atau perpanjangan trayek supaya tidak saling berebut penumpang dan lebih rasional secara operasional,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan untuk menghapus angkot, melainkan memperkuat perannya dalam jaringan transportasi kota.

Pemerintah menilai angkot masih dibutuhkan, terutama jika pengelolaannya diperbaiki dan disesuaikan dengan sistem transportasi modern.

“Kita ingin angkot tetap eksis. Tapi eksis dengan sistem yang lebih baik, lebih aman, nyaman, dan terintegrasi dengan moda transportasi lain,” jelasnya.

Dalam skema yang sedang disusun, angkot diarahkan menjadi layanan pengumpan bagi transportasi massal. Peran tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dari kawasan permukiman menuju simpul transportasi utama.

Pemerintah berharap pembaruan armada dan penataan rute ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum.

Selain meningkatkan kenyamanan layanan, kebijakan tersebut juga ditargetkan membantu mengurangi kemacetan di wilayah kota.

“Kita ingin transportasi publik di Kota Bekasi semakin tertib, modern, dan benar-benar menjadi pilihan utama warga,” pungkas Zeno.

Porosbekasicom
Editor