Dalam pos

PorosBekasi.com – Isu kesenjangan pembangunan kembali mengemuka di Kota Bekasi setelah Wakil Ketua DPRD DPRD Kota Bekasi, Faisal.

Ia menemukan keluhan berulang soal pembangunan yang dinilai belum menyentuh semua kawasan secara adil.

Menurutnya, pola pembangunan yang terlalu bertumpu pada titik tertentu berpotensi memperlebar ketimpangan layanan publik dan infrastruktur antarwilayah. Ia mendorong pemerintah daerah segera merapikan skala prioritas agar distribusi program lebih seimbang.

“Semangatnya adalah merapikan prioritas pembangunan agar manfaatnya dirasakan luas, serta memastikan setiap wilayah memperoleh perhatian yang proporsional,” ujar Faisal di reses DPRD Kota Bekasi kepada wartawan, dikutip Rabu 18 Febuari 2026.

Berbagai aspirasi yang ia himpun selama reses, lanjutnya, bukan sekadar catatan politik, tetapi akan dijadikan pijakan untuk mengawal arah kebijakan anggaran daerah.

Fokusnya adalah memastikan belanja pembangunan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, bukan hanya menghadirkan proyek fisik semata.

Ia menilai pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas masyarakat di tingkat lingkungan.

Peran RT dan RW, kata dia, masih membutuhkan dukungan program yang nyata dan berkelanjutan dari anggaran daerah.

“Pembangunan fisik harus sejalan dengan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. RT dan RW perlu mendapat dukungan nyata, dalam pelaksanaan program yang bersumber dari APBD,” tegas politisi Golkar tersebut.

Pria berkepala plontos itu, juga mengingatkan agar pokok-pokok pikiran DPRD tidak digunakan untuk mempertebal pembangunan di wilayah tertentu saja.

Ia menekankan pentingnya distribusi program yang merata agar manfaat kebijakan bisa dirasakan lintas kecamatan.

“Pokir itu harus tersebar, harus menyentuh banyak titik. Bukan hanya satu wilayah yang terus dibenahi, sementara yang lain tertinggal,” paparnya.

Ia berharap dorongan tersebut dapat menjadi pengingat bagi perencana anggaran daerah agar pembangunan tidak lagi bersifat sporadis, melainkan terukur dan merata.

Dengan begitu, keseimbangan pertumbuhan wilayah diharapkan tercapai sekaligus memperkuat ekonomi lokal di seluruh bagian Kota Bekasi.

Porosbekasicom
Editor