Dalam pos

PorosBekasi.com – Malam yang seharusnya sunyi, berubah menjadi kepanikan saat banjir mulai merangsek rumah-rumah warga di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, sejak Minggu (18/1/2026) dini hari.

Air perlahan naik dan merambat ke jalan-jalan, hingga akhirnya menutup seluruh akses permukiman.

Hingga Minggu sore, air dilaporkan belum juga surut. Di sejumlah titik, ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa, memaksa warga menghentikan seluruh aktivitas dan bertahan di dalam rumah.

Salah satunya di RT 02 RW 30, Kelurahan Pengasinan. Jalan lingkungan berubah menjadi sungai. Warga tak lagi bisa keluar sejak subuh, terkurung genangan yang membentang tepat di depan rumah mereka.

“Pada ga bisa keluar rumah. (Air mulai masuk rumah) dari jam 4 subuh. Di depan rumah saya ini masih selutut orang dewasa,” ujar Herman, warga setempat.

Ia menambahkan, banjir juga terjadi hingga jembatan 1 di sekitar tempat tinggalnya. Hingga saat ini banjir dikabarkan belum surut.

Warga sekitar masih bertahan di rumah masing-masing dan belum ada laporan permintaan evakuasi.

“Pada gak bisa keluar rumah dari subuh, sampai sekarang sore ini belum surut,” ungkapnya.

Sejumlah wilayah terdampak banjir lainnya, juga tercatat di RW 16, RW 24, dan RW 26. Camat Rawalumbu,Sri Susilawati, meninjau kondisi banjir sekaligus memastikan keselamatan dan kebutuhan warga terdampak. Peninjauan dilakukan sebagai langkah awal pemantauan situasi di lapangan.

“Mudah-mudahan hujan tidak terlalu deras dan Terus menerus sehingga tidak menyebabkan banjir yang harusa ada evakuasi warga,” katanya, dikutip dari akun Instagram resmi @kecrawalumbu.

Porosbekasicom
Editor