PorosBekasi.com – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak pemerintah mengambil langkah konkret dan terukur untuk menghentikan darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kian memprihatinkan.
“Kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direspons dengan langkah nyata dan masif,” kata Lestari Moerdijat, dikutip JPNN, Sabtu (9/8/2025).
Data Survei Nasional Pengalaman Hidup Perempuan 2024 mengungkap fakta mencengangkan: satu dari empat perempuan Indonesia pernah menjadi korban kekerasan, baik fisik maupun seksual.
Survei serupa pada anak dan remaja mengungkapkan bahwa satu dari dua (50%) anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan.
Menyikapi hasil survei itu pemerintah sudah menyatakan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia sudah pada kondisi darurat.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Rabu (6/8) lalu, mengungkapkan, terdapat empat faktor utama penyebab meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yaitu faktor ekonomi, pola asuh dalam keluarga, dampak negatif gadget, dan faktor lingkungan.
Menurut Lestari, bila identifikasi masalah untuk mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah dilakukan, langkah-langkah yang terukur harus segera direalisasikan.
“Kami melihat beragamnya faktor yang menjadi pemicu tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, diperlukan langkah yang komprehensif untuk mengatasinya,” tutur Rerie, sapaan akrab Lestari.
Rerie mendorong agar institusi terkait segera membangun kolaborasi yang kuat untuk mengatasi faktor-faktor pemicu tindak kekerasan tersebut.
Karena itu, tegas Rerie, melindungi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, adalah amanah konstitusi yang wajib dilaksanakan negara.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, di bulan peringatan Hari Kemerdekaan ini pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama dapat membangun semangat yang sama untuk merealisasikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak di seluruh tanah air.







Tinggalkan Balasan