Dalam pos

POROSBEKASI.COM – Usai viral video berdurasi sekitar 11 detik yang menampilkan seorang perempuan dan laki-laki di dalam lift beredar di media sosial, sosok yang mengaku suami sang wanita kini muncul dan memberikan klarifikasi.

Dalam unggahan akun Instagram @feedmedsos pada Jumat (4/9/2026), perempuan dalam video disebut sebagai Kepala Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Pipit Haryanti. Sementara pria yang terlihat bersamanya diketahui bernama Tigor Doris Sitorus, caleg yang gagal dalam pemilihan.

Beredarnya video tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Muhammad Arief, suami Pipit Haryanti. Arief menyatakan keberatan terhadap narasi yang menyertai video dan membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Suami Pipit Haryanti Beri Klarifikasi

Arief memberikan klarifikasi kepada awak media pada Kamis, 3 September 2026. Ia membantah anggapan yang muncul dari video tersebut dan menegaskan bahwa rekaman itu tidak menunjukkan tindakan sebagaimana narasi yang beredar.

Menurut Arief, aktivitas istrinya dalam video tersebut berada dalam konteks yang diketahuinya. Ia menilai video yang disebarkan telah ditafsirkan secara berbeda sehingga menimbulkan kesan negatif.

“Dengan adanya video yang beredar di media sosial, video tersebut tidak seperti yang disangkakan dan tidak dalam konotasi negatif,” tegasnya.

Arief menyampaikan keberatannya karena video tersebut beredar tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang bersangkutan.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya mengetahui berbagai aktivitas yang dilakukan oleh Pipit Haryanti sebagai istrinya.

“Saya sebagai suami mengetahui semua kegiatan istri saya. Setiap langkahnya saya tahu,” akunya.

Arief Kaitkan Video dengan Pilkades Lambangsari

Arief kemudian menyinggung situasi politik menjelang pelaksanaan Pilkades Lambangsari. Menurut dia, munculnya video tersebut bersamaan dengan dinamika politik yang tengah berlangsung di desa tersebut.

“Ini sebuah tindakan yang sangat keji. Karena tanpa terkonfirmasi kepada saya lalu dibuat narasi yang pada akhirnya disalahtafsirkan,” ungkapnya.

Arief menduga penyebaran video dan narasi yang menyertainya berpotensi berkaitan dengan kepentingan politik dalam kontestasi Pilkades Lambangsari.

“Tindakan ini juga berbarengan dengan politik Pilkades hari ini,” jelas Arief.

Meski video tersebut menimbulkan polemik, Arief memastikan persoalan itu tidak mengubah sikapnya terhadap Pipit Haryanti. Ia menyatakan tetap memberikan dukungan kepada istrinya.

“Saya akan selalu menjaga istri saya di mana pun berada, salah satunya dari penyebaran video yang tidak beradab,” ucapnya.

Tetap Dukung Pipit Maju Pilkades

Arief juga memastikan dirinya tetap mendukung Pipit Haryanti untuk kembali mengikuti kontestasi Pilkades Lambangsari.

Ia meminta persoalan video tersebut tidak dijadikan bahan untuk kepentingan politik maupun untuk memengaruhi jalannya pemilihan kepala desa.

“Saya meminta pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak menjadikan persoalan picisan ini ke dalam politik di Desa Lambangsari,” tegas Arief.

Ia pun menegaskan dukungannya terhadap Pipit untuk kembali mencalonkan diri sebagai kepala desa.

“Saya terus mendukung istri saya untuk maju sebagai calon kepala desa hingga terpilih kembali dan membangun desa yang kita cintai ini,” tambahnya.

Selain memberikan dukungan kepada istrinya, Arief mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkades Lambangsari menjaga proses demokrasi di tingkat desa agar tetap berlangsung secara sehat dan bermartabat.

Terkait video yang telah beredar, Arief menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarluaskan rekaman tersebut berikut narasi yang dinilai merugikan dirinya maupun istrinya.

Porosbekasicom
Editor