Dalam pos

PorosBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi kembali mengalokasikan anggaran lanjutan pembangunan Taman Kalimalang Tol Becakayu di Jalan KH. Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, dengan nilai mencapai Rp26 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026.

Penganggaran lanjutan ini menuai sorotan lantaran hasil pembangunan tahap sebelumnya yang dibiayai hampir Rp10 miliar dari APBD 2025 dilaporkan mengalami kerusakan.

Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi itu kini terlihat tidak utuh, khususnya pada area taman pedestrian yang disebut rusak akibat penempatan box kontainer untuk rencana pengembangan wisata air.

Berdasarkan informasi pengadaan, proyek lanjutan pembangunan Taman Tol Becakayu Kalimalang telah memasuki tahap lelang sejak 14 Desember 2025.

Melalui DBMSDA, tender tersebut dimenangkan oleh PT Yanti Record dengan pagu anggaran sebesar Rp26 miliar yang akan dibebankan pada APBD 2026.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pemkot Bekasi terkait kondisi hasil pekerjaan sebelumnya yang dinilai tidak optimal.

Upaya konfirmasi kepada Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengenai dugaan pengerusakan fasilitas taman yang telah menyerap anggaran besar, belum mendapatkan tanggapan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai perencanaan, pengawasan, serta efektivitas penggunaan anggaran daerah dalam proyek penataan kawasan strategis tersebut.

Porosbekasicom
Editor