Dalam pos

PorosBekasi.com – Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Miskin Kota menggeruduk kantor DPRD Kota Bekasi. Mereka menuntut penghapusan tunjangan dewan serta evaluasi dana sewa rumah dinas Wali Kota Bekasi yang dianggap membebani keuangan daerah.

“Hapus tunjangan dewan, dan evaluasi nilai sewa rumah dinas, karena proses sewanya enggak jelas, masa rumah pribadi disewa,” kata peserta aksi, Hasan Basri, Rabu (10/9/2025).

Dalam orasinya, Hasan menyebut anggaran tunjangan dewan dan Tri Adhianto sangat tidak berpihak pada rakyat.

“Rakyat lagi susah, ekonomi lagi tidak bagus, kenapa uangnya tidak dialokasikan ke pos anggaran yang menyentuh rakyat langsung,” serunya.

Peserta aksi lain, Ali Akbar, juga menyoroti besarnya tunjangan pimpinan dewan hingga puluhan juta per bulan, serta dugaan anggaran fantastis Rp1,5 miliar per tahun untuk sewa rumah dinas Wali Kota Bekasi.

“Ini nilai sewa rumah dinas besar sekali, tapi kan itu rumah pribadi, harus jelas dong,” tegas Ali.

Pada aksi demo tersebut, massa turut membentangkan spanduk bertuliskan evaluasi sewa rumah dinas Wali Kota Bekasi, serta mengadang pintu keluar gedung DPRD dengan kendaraan pengeras suara.

Porosbekasicom
Editor