Karena itu, keberadaan TPS3R masih menjadi solusi paling realistis untuk menekan volume sampah nasional yang mencapai lebih dari 68 juta ton per tahun sejak 2021.
Sementara Pemkot Bekasi menyatakan kesiapannya menjadi contoh gerakan perubahan menuju kota yang lebih hijau dan berdaya lingkungan.
Hal ini coba diwujudkan melalui kampanye penggunaan tumbler dan penghematan energi di lingkup Pemkot Bekasi sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah plastik dan konsumsi listrik berlebih.
Langkah tersebut menjadi penting mengingat TPST Bantargebang yang menjadi penampungan utama sampah Jabodetabek kini kian menggunung.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, mulai dari kebijakan hingga gaya hidup ASN.







Tinggalkan Balasan