Dalam pos

PorosBekasi.com – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menyambangi SMA Negeri 13 Bekasi, Kamis, 14 Agustus 2025.

Sekolah ini menjadi salah satu perintis “Sekolah Rakyat” yang mengedepankan pendidikan terbuka dan akses bagi semua kalangan.

Dalam kunjungannya, Karding memotivasi 180 siswa dan mengusulkan agar Sekolah Rakyat juga mengadopsi program “Kelas Migran” yang tengah digagas oleh kementeriannya.

“SMA 13 Bekasi merupakan perintisan Sekolah Rakyat,” ujar Karding dikutip Antara, Jumat (15/8/2025).

Menurutnya, Kelas Migran dirancang sebagai kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa SMA untuk mengasah keterampilan bahasa asing.

Selain itu siswa dapat mengenal lebih dalam negara tujuan pekerja migran, sekaligus membentuk kesiapan mental bagi mereka yang ingin berkarier di luar negeri.

“Kelas Migran ini dibentuk sejak awal (masuk SMA). Setelah tiga tahun pembinaan, peluang mereka terserap kerja sangat tinggi. Paling hanya butuh pelatihan tambahan 1-2 bulan sebelum berangkat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Karding juga menerima sepucuk surat dari Alma, siswi SMA Negeri 13 Bekasi, yang ditujukan untuk Presiden Prabowo Subianto.

Surat itu berisi ucapan terima kasih atas berdirinya Sekolah Rakyat yang dinilai telah membuka lebih banyak peluang belajar dan membantu anak-anak mewujudkan cita-cita mereka.

Porosbekasicom
Editor