PorosBekasi.com – Sejumlah wartawan diduga mendapat intimidasi dari oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) saat menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu (15/3/2026).
Insiden tersebut terjadi ketika awak media mencoba mengonfirmasi terkait aktivitas sebuah tempat hiburan malam dengan modus panti pijat dan spa, di depan Edelweis 29 Cabang 2, Jalan Parpostel.
Berdasarkan informasi, para wartawan awalnya datang untuk meminta klarifikasi terkait izin operasional serta aktivitas tempat hiburan malam (THM) tersebut.
Namun, kedatangan awak media mendapat penolakan dari sejumlah oknum ormas yang berjaga di sekitar lokasi.
Situasi pun memanas setelah terjadi adu mulut antara wartawan dan oknum ormas yang diduga berupaya menghalangi proses peliputan.
Keberadaan tempat hiburan tersebut sebelumnya juga disebut telah lama menjadi perhatian warga sekitar.
Selain dugaan penyalahgunaan izin usaha, muncul pula dugaan adanya pihak yang melindungi operasional tempat tersebut.
Beredar pula informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dari Polsek Pondok Gede berinisial AS serta oknum Satpol PP berinisial T yang disebut-sebut menjadi pelindung aktivitas tempat hiburan tersebut.
Penghalangan terhadap kerja jurnalistik dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 18 tentang sanksi pidana bagi pihak yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi kerja pers.
“Tugas jurnalistik dilindungi oleh undang-undang. Adanya penghalangan, apalagi intimidasi oleh oknum ormas yang diduga membela tempat hiburan ilegal, merupakan bentuk pembungkaman terhadap pers,” ujar salah satu rekan media, Ahmad.
Warga setempat mendesak Pemerintah Kota Bekasi serta Polres Metro Bekasi Kota untuk segera mengambil langkah tegas terkait aktivitas tempat hiburan tersebut, sekaligus menindak jika terdapat oknum yang diduga terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Edelweis 29 Cabang 2 maupun pihak berwenang terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut.







Tinggalkan Balasan