Dalam pos

PorosBekasi.com – Sejumlah lubang berbaris menganga di Jalan Narogong, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, kembali memantik sorotan publik.

Seorang pengendara motor dengan akun Instagram @whoishendrix nyaris terjatuh saat melintas di lokasi tersebut, pada Minggu malam 25 Januari 2026.

Dalam unggahannya, ia menceritakan detik-detik menegangkan ketika motornya menghantam lubang di badan jalan.

Beruntung, kendali masih bisa dipertahankan meski situasi di belakangnya cukup berbahaya.

“Untung masih tegar megang stang, truk di belakang sempat berhenti,” katanya, dalam unggahan, dikutip akun Instagram @infobekasi.

Tak lama setelah kejadian, ia langsung melaporkan insiden itu kepada, Tri Adhianto. Tri lalu merespons dengan menyebut lubang sedang dalam proses perbaikan.

“Sedang dipatching, mudah-mudahan segera ditambal,” demikian balasan Tri Adhianto kepadanya.

Menurut pengendara tersebut, kondisi jalan di kawasan Narogong tergolong rawan karena lubang tidak hanya satu, melainkan tersebar di beberapa titik yang berdekatan.

“Dalam banget,” katanya.

Fenomena jalan berlubang di Kota Bekasi memang kian menjadi keluhan kolektif warga. Kerusakan yang banyak terjadi di ruas-ruas utama atau jalan protokol dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Unggahan terkait kondisi jalan rusak itu pun langsung dibanjiri komentar warganet. Mayoritas mengungkapkan pengalaman serupa dan menyindir parahnya infrastruktur jalan di berbagai wilayah Bekasi.

“Kayaknya bukan jalan berlubang deh, jadi lubang berjalan saking banyaknya,” tulis @resyah_f_tah**.

“Ga di pekayon, ga di flyover rawalumbu, narogong, pada rusak berjamaah jalan2 di bekasi,” ucap @asuryanugra**.

“dibekasi jangan coba2 ngebut kalo masih pengen hidup,” celetuk @agusbudiemansk**.

“Bekasi darurat jalan berlubang,” sindir @pua.herli**.

“Dengan pendapatan tertinggi di Jawa Barat (PDRB tahun 2025) mestinya tidak ada isu jalanan rusak di wilayah Bekasi,” ujar @koen.71**.

Keluhan yang berulang ini menegaskan tuntutan warga agar perbaikan jalan tidak lagi bersifat tambal sulam, melainkan dilakukan secara menyeluruh demi keselamatan bersama.

Porosbekasicom
Editor