PorosBekasi.com – Beredar video yang memperlihatkan konstruksi turap kali di kawasan Jembatan Nol Rawalumbu, Kota Bekasi, ambruk terkikis hujan deras, Sabtu sore, 6 Desember 2025.
Proyek yang masuk APBD 2025 itu dilaporkan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, oleh warga yang merekam kondisi kerusakan.
“Turap jembatan kosong Rawalumbu belum lama dibuat sudah ambrol ini Pak KDM, anak buah Anda gimana ini kerja, mengganggu aliran sungai,” ujar perekam video.
“Tuh liat, lumayan panjang kerusakan turapnya, dan aliran sungaipun jadi terganggu. Pak KDM harus turun tangan,” tambahnya.
Ketika dimintai konfirmasi terkait ambruknya turap dan pelaksana proyek, Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, memilih bungkam.
Diamnya pejabat teknis membuat dugaan ketidakwajaran proyek semakin menguat.
Dari kabar yang beredar, pelaksana kegiatan diduga berafiliasi dengan salah satu ketua relawan Tri Adhianto pada Pilkada Kota Bekasi 2024.

Isu ini menyebut sejumlah paket proyek diduga mengalir sebagai bentuk balas jasa politik kepada relawan maupun sejumlah ketua ormas pendukung.
Ambruknya turap yang baru dikerjakan tidak hanya menyingkap lemahnya kualitas konstruksi, tetapi juga menegaskan bahwa proses pengadaan, meski tercatat formal di LPSE, masih rentan dipengaruhi jaringan kepentingan politik.
Sekedar diketahui, data resmi dari LPSE Kota Bekasi menunjukkan pemenang tender proyek bernilai Rp1,88 miliar itu adalah PT Hafuza Hazrina Nusantara, yang beralamat di Jalan Tutang 1.52 RT 004/016 Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
Proyek tersebut tercatat sebagai Rehabilitasi Jembatan Nol Rawalumbu dengan HPS sebesar Rp1,85 miliar dan berada di bawah tanggung jawab Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.







Tinggalkan Balasan