Di unggahan lainnya, terlihat momen haru ketika sang anak menangis dan ingin segera pulang dari rumah sakit.
“Ternyata campak sejahat ini. Pertama kalinya dan semoga ini yang terakhir terkena virus ini,” tuturnya.
Respons Warganet
Video tersebut telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali dan memicu ribuan komentar warganet. Banyak yang menyampaikan simpati sekaligus berbagi pengalaman serupa terkait perawatan anak dengan campak.
Sebagian warganet juga memberikan saran pencegahan sederhana yang kerap dilakukan setelah anak bermain di tempat umum.
“Kalau ajak anak ke playground, sebisa mungkin sampai rumah langsung mandi dan ganti baju,” tulis akun @hey****i
Sementara lainnya mengingatkan untuk lebih berhati-hati pada periode liburan atau keramaian.
“Kalau lagi rame atau masa liburan, sebaiknya hindari aja. Ajak lagi kalau udah hari biasa,” tulis akun @iku*****a
Situasi Campak di Indonesia
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya penurunan signifikan pada kasus suspek maupun konfirmasi campak di Indonesia.
Hingga minggu ke-12 tahun 2026, kasus harian turun drastis sebesar 93 persen, dari puncak 2.220 kasus pada minggu pertama menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret.
“Tren penurunan ini terpantau konsisten di 14 provinsi dan 10 kabupaten/kota dengan riwayat lonjakan kasus pada akhir 2025 dan awal 2026,” Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kemenkes, dr. Andi Saguni, dikutip dari laman resmi Kemenkes pada Selasa, 31 Maret 2026.
Meski terjadi penurunan tren, data nasional tetap mencatat adanya korban jiwa akibat campak sepanjang 2026, yakni 10 kasus kematian.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah meninggalnya seorang dokter internsip di Kabupaten Cianjur berinisial AMW (25) pada 26 Maret 2026, yang mengalami komplikasi campak pada jantung dan otak.







Tinggalkan Balasan