Melihat kondisi jalan tang rusak, warganet pun langsung memberikan beragam komentar bernada kritikan pada unggahan video.
“Pas hujan lewat sini ga tau mana yg lobang gede karena rata tergenang air, alhasil ban mobil kanan belakang kena. Ga bisa di tambal karena sobeknya di pinggirnya,” ungkap pemilik akun @tyas.rudat**.
“Percuma diperbaiki kl drainasenya ga ada…. sebentar jg rusak lg itu jalan… kl ada warga yg ga mau mundurkan tanahnya di bangun drainase..alirkan aja air drainase ke rumahnya biar banjir sendirian,” ucap akun @mokeysateen**.
“Ayo dong tolong bener deh, masa kudu patungan wey buat benerin jalan,” celetuk akun @tiasyahde**.
“Ya allah kenapa harus viral dulu ya, baru di benerin. Harus kah viral kah dari konten2?” tulis @dwirahmatmarto**.
Jalan Licin dan Semrawut di Kawasan Pasar Baru

Selain itu, kerusakan parah juga terjadi di sekitar kawasan Jalan Pasar Baru yang disebut mengalami penurunan kualitas lingkungan jalan secara signifikan.
Seperti postingan pada akun Instagram @bekasi.kita, menunjukkan area yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi, justru dipenuhi kondisi becek, licin, hingga semrawut, sehingga mengganggu mobilitas warga dan aktivitas perdagangan.
Di beberapa titik, genangan air bercampur sampah pasar dilaporkan mengendap dalam waktu lama. Kondisi ini diduga berkaitan dengan buruknya sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.
Situasi diperparah oleh padatnya aktivitas pedagang serta maraknya parkir liar di badan jalan yang menyebabkan kemacetan semakin sulit dihindari.
Para pengguna jalan mengaku harus lebih berhati-hati saat melintas karena kondisi tersebut meningkatkan risiko tergelincir, terutama bagi pengendara roda dua.
Selain itu, waktu tempuh perjalanan juga disebut ikut meningkat akibat arus lalu lintas yang tidak tertata.
Warga pun mendesak adanya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk menangani persoalan ini secara menyeluruh.
Perbaikan drainase, pengangkutan sampah, hingga penertiban pedagang dan parkir liar dinilai menjadi langkah mendesak agar kawasan kembali tertib dan aman dilalui.
Dalam salah satu keluhan yang beredar, warga menyampaikan desakan langsung kepada pihak terkait.
“Mohon ditindak lanjuti pak wali Tri Adhianto y Satpol PP Kota Bekasi, pak Gubernur Dedi Mulyadi,” tulis warga dalam keluhannya.







Tinggalkan Balasan