Dalam pos

Kesan positif juga datang dari wisatawan mancanegara. Snow, turis asal Taiwan, mengaku terpikat dengan suasana IKN dan bahkan memiliki keinginan untuk menetap di masa depan.

“Di masa depan, Nusantara akan menjadi Ibu Kota Negara. Saya melihat di sini banyak sekali perayaan Idulfitri. Saya ingin sekali pindah ke sini ketika Nusantara sudah benar-benar menjadi Ibu Kota Negara,” ujar Snow.

Pengunjung domestik pun merasakan hal serupa. Florensia, warga Banjarmasin, menilai konsep pembangunan IKN yang ramah lingkungan menjadi daya tarik tersendiri.

“Ketika masuk ke IKN, saya sangat kagum karena bangunannya green building semua. Rasanya seperti tidak lagi berada di Kalimantan karena sangat eco-friendly. Semoga IKN terus berkembang dan tidak kalah dengan kota-kota di Pulau Jawa,” ujarnya.

Di sisi lain, lonjakan wisatawan membawa berkah bagi pelaku UMKM. Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global, mengaku penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,” kata Kevin.

Hal serupa diungkapkan Nita dari Café Sepaku Empat yang mencatat lonjakan signifikan selama hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

Pedagang lain, Wahyu, yang menjual dawet ayu “Bang Brewok” di Plaza Seremoni, juga merasakan dampak serupa. “Omzet penjualan itu sekitar Rp10 sampai Rp12 juta per hari,” kata dia.

Sementara itu, Dina yang menjajakan souvenir khas Nusantara menyebut pendapatannya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan pakaian bertema IKN.

Troy mengapresiasi peran aktif pelaku usaha dalam memanfaatkan momentum libur Lebaran. Ia menilai peningkatan omzet ini bukan sekadar fenomena musiman, melainkan sinyal positif bagi iklim usaha di IKN.

“Namun juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk jangan ragu-ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara,” kata dia.

Porosbekasicom
Editor