Dalam pos

PorosBekasi.com – Timnas Indonesia membuka kiprahnya di FIFA Series 2026 dengan performa impresif. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat malam, 27 Maret 2026, skuad Garuda tampil dominan dan menaklukkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0.

Empat gol kemenangan Indonesia masing-masing disumbangkan Beckham Putra pada menit ke-15 dan 25, Ole Romeny (53’), serta Mauro Zijlstra (75’).

Hasil ini tak hanya memastikan langkah mulus di laga pembuka, tetapi juga mendongkrak posisi Indonesia di ranking FIFA.

Melansir bola.okezone.com, tambahan 3,96 poin membuat Indonesia naik dari peringkat 121 ke posisi 120 dunia dengan total 1148,70 poin.

Meski demikian, Indonesia bukan satu-satunya tim dari kelompok peringkat 120-an yang meraih kemenangan di laga perdana FIFA Series 2026. Dua negara lain, Estonia dan Azerbaijan, juga mencatat hasil positif.

Estonia harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan atas Kenya. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Estonia unggul melalui adu penalti dalam turnamen yang digelar di Rwanda.

Kemenangan tersebut mengantarkan mereka ke final menghadapi tuan rumah Rwanda, sekaligus mengerek posisi mereka dari peringkat 129 ke 127 dunia.

Sementara itu, Azerbaijan tampil jauh lebih dominan. Mereka membantai Saint Lucia dengan skor mencolok 6-1 dan berhak melaju ke partai final menghadapi Sierra Leone.

Hasil tersebut juga mengangkat posisi Azerbaijan dari peringkat 127 ke 125 dunia.

Di sisi lain, tantangan lebih berat sudah menanti Indonesia di partai puncak. Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 yang akan digelar di SUGBK, Senin (30/3/2026) pukul 20.00 WIB.

Bulgaria datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat kemenangan besar 10-2 atas Kepulauan Solomon.

Secara peringkat FIFA, tim asal Eropa tersebut juga lebih unggul karena saat ini berada di posisi ke-85 dunia.

Sejumlah pemain Bulgaria yang merumput di liga-liga Eropa turut menjadi perhatian, di antaranya Rosen Bozhinov (Pisa), Petko Hristov (Spezia), dan Martin Georgiev (AEK Athena).

Laga final nanti diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda untuk mengukur kemampuan mereka menghadapi tim dengan level lebih tinggi di panggung internasional.

Porosbekasicom
Editor