Dalam pos

“Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan,” tutur Dudy.

“Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa WFA yang diimbau Pemerintah,” sambungnya.

Senada, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho juga menegaskan adanya tiga periode puncak arus balik yang waktunya berdekatan.

“Kami prediksi tiga hari tersebut akan menjadi puncak arus balik lebaran 2026,” terang Agus.

“Kami imbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik tersebut agar pelayanan arus mudik berjalan aman, nyaman dan berkeselamatan,” sambungnya.

Sementara itu, PT Jasa Marga turut mengajak pengguna jalan tol untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut pihaknya telah menyiapkan stimulus berupa potongan tarif tol.

“Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh pemerintah,” ucap Rivan.

Ia menambahkan, diskon tarif tol sebesar 30 persen akan diberlakukan selama dua hari pada periode arus balik.

“Kami juga kembali mengingatkan kepada para pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada periode arus balik selama dua hari yakni pada 26-27 Maret 2026 di 9 ruas tol Jasa Marga Group dengan perjalanan menerus,” papar Rivan.

“Tujuannya sama dengan yang dianjurkan oleh Bapak Menhub dan Bapak Kakorlantas Polri, yakni agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali,” tandasnya.

Porosbekasicom
Editor