PorosBekasi.com – Presiden Prabowo Subianto menunaikan kewajiban zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.
Penunaian zakat juga diikuti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama jajaran Kabinet Merah Putih.
Momentum tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bagi publik untuk meningkatkan kepedulian dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Kehadiran para pimpinan negara disebut memberi pengaruh besar terhadap kepercayaan dan partisipasi masyarakat.
Ketua Baznas Sodik Mudjahid mengatakan pihaknya menerima pembayaran zakat secara simbolik dari Presiden, Wakil Presiden, serta sejumlah menteri pada hari ke-23 Ramadan.
“Alhamdulillah hari ini, 23 Ramadan, kami seluruh jajaran Baznas menerima secara simbolik pembayar zakat Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, dan seluruh jajaran Kabinet,” ujar Sodik usai acara penerimaan zakat di Istana Negara dalam keterangannya dikutip, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan kehadiran para tokoh nasional dalam menunaikan zakat berpengaruh sangat kuat dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Hal ini memberikan poin yang luar biasa. Selain tentu saja penerimaan kami bertambah, yang lebih penting adalah dukungan morel,” kata Sodik.
Menurutnya, keteladanan dari para pemimpin negara memiliki efek lebih besar dibandingkan kampanye yang dilakukan lembaganya.
“Para tokoh dan pejabat memberikan zakatnya kepada Baznas. Survei kami menunjukkan pembayaran pemimpin-pemimpin, pembayaran tokoh-tokoh itu lebih efektif dibandingkan dengan kampanye yang kami lakukan,” jelasnya.
Sodik juga mengungkapkan penghimpunan zakat nasional selama Ramadan tahun ini menunjukkan tren positif. Dari total 746 unit pengelola zakat yang tersebar di berbagai daerah, dana yang berhasil dihimpun telah mencapai angka triliunan rupiah.
“Baznas sendiri, pada Ramadan ini, dari 746 unit alhamdulillah sudah terkumpul Rp6 triliun,” ujarnya.
Ia menambahkan angka tersebut masih bersifat sementara karena sejumlah Baznas daerah belum menyampaikan laporan terbaru.
Baznas menargetkan total penghimpunan zakat nasional pada tahun ini mencapai Rp60 triliun sebagai bagian dari upaya memperkuat program pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita baru bulan ketiga, ditambah bulan Ramadan. Insyaallah dengan dukungan semua, mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang 60 triliun,” ujar Sodik.
Ia pun mengajak masyarakat untuk semakin aktif menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
“Kepada masyarakat, sekali lagi kami mengimbau untuk membayar zakat. Istilah kami adalah zakat menolong umat dan zakat adalah penolong di akhirat,” tuturnya.
Sodik memastikan Baznas siap menyalurkan dana zakat kepada para penerima manfaat sesuai prinsip amanah dan ketentuan syariah.
“Kami siap, Baznas siap menerima dan menyalurkan kepada mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan sesuai dengan syariah,” katanya.







Tinggalkan Balasan