PorosBekasi.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meluangkan waktu untuk berbaur dengan masyarakat saat menyaksikan laga final Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran.
Momen kebersamaan tersebut berlangsung di sebuah kafe di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu malam, 7 Februari 2026.
Dalam suasana santai, Teddy tampak menikmati pertandingan bersama sejumlah warga dan pemuda setempat.
Kegiatan nonton bareng ini dilakukan di sela agendanya mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2/2026).
Teddy terlihat duduk bersama para pemuda sambil menikmati secangkir kopi. Suasana akrab tercipta sepanjang pertandingan, menunjukkan kedekatan pejabat negara dengan masyarakat di ruang publik.
Momen kebersamaan itu juga terekam dalam unggahan media sosial pribadi Teddy pada Minggu, 8 Februari 2026. Dalam foto yang dibagikan, Teddy yang mengenakan jaket biru tampak berfoto bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan sejumlah pemuda di satu meja.
Emil Dardak yang mengenakan jaket hitam berlogo Timnas Indonesia diketahui lebih dulu berada di kafe tersebut.
Tak lama kemudian, Teddy menyusul dan langsung berbaur bersama anak-anak muda yang bersiap menyaksikan laga final.
Di sela nobar, Teddy turut menanggapi pertanyaan salah satu pemuda terkait hasil akhir pertandingan Timnas Futsal Indonesia.
“Tanggapannya Seskab Teddy bagaimana hari ini?” tanya salah satu pemuda tersebut.
“Sudah melakukan yang terbaik, mereka semua sudah melakukan yang terbaik,” jawab Teddy sambil menepuk lengan pemuda tersebut.
Teddy juga tampak larut dalam euforia pertandingan. Saat Timnas Futsal Indonesia berhasil membobol gawang Iran, ia ikut merayakan gol tersebut dengan tos bersama para pemuda.
Seperti diketahui, Timnas Futsal Indonesia harus puas menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026 usai kalah dari Iran melalui adu tendangan penalti pada laga final yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat beberapa kali unggul. Namun, Iran mampu menyamakan kedudukan hingga skor 5-5 bertahan sampai waktu normal dan babak tambahan berakhir.
Pada babak adu penalti, Iran keluar sebagai juara dengan skor 5-4 setelah dua penendang Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna.
Meski gagal meraih gelar juara, posisi kedua menjadi pencapaian terbaik Timnas Futsal Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Asia Futsal.







Tinggalkan Balasan