PorosBekasi.com – PSSI mulai menyiapkan transisi di tubuh Timnas Indonesia U-17 dengan memproyeksikan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih kepala. Mantan penyerang tim nasional itu disiapkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Nova Arianto.
Dalam waktu dekat, Kurniawan akan lebih dulu menjalani peran sebagai asisten pelatih pada agenda uji coba Timnas U-17 menghadapi China.
Dua laga persahabatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, masing-masing pada Minggu (8/2) dan Rabu (11/2).
Pada fase awal ini, Kurniawan akan didampingi Nova Arianto yang untuk sementara masih terlibat dalam tim. Skema pendampingan tersebut disiapkan sebelum PSSI mengumumkan struktur kepelatihan Timnas U-17 secara resmi.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memastikan arah kebijakan tersebut. “Ya, Kurniawan )pelatih Indonesia U-17),” kata Yunus, dikutip CNN Indonesia, Rabu (4/2/2026).
Rekam jejak Kurniawan di level tim nasional terbilang panjang. Ia sebelumnya menjadi asisten Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-23, termasuk saat SEA Games 2025 dan SEA Games 2023.
Peran serupa juga pernah ia jalani pada 2019 serta saat mendampingi Bima Sakti di Timnas senior pada Piala AFF 2018, pascakepergian Luis Milla.
Pengalaman internasional turut memperkaya portofolionya. Kurniawan sempat menjadi bagian dari tim pelatih akademi Como 1907 di Italia selama lebih dari dua musim, serta pernah menjabat pelatih kepala Sabah FC di Malaysia.
Dengan latar belakang sebagai striker tajam Timnas Indonesia era 1995–2005 dan pengalaman kepelatihan lintas level, penunjukan Kurniawan dinilai sebagai langkah logis.
PSSI berharap jam terbang dan pemahaman sepak bolanya mampu memberi fondasi kuat bagi pembinaan pemain muda Merah Putih di level U-17.







Tinggalkan Balasan