Dalam pos

PorosBekasi.com – Penutupan mendadak akses jalan di sisi Tol JORR yang menghubungkan Kelurahan Jakamulya, Bekasi Selatan, dengan Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, memicu gelombang protes dari warga dan pengguna jalan.

Jalur tersebut selama ini menjadi lintasan harian masyarakat untuk beraktivitas, baik pejalan kaki maupun pengendara.

Warga menilai penutupan dilakukan sepihak tanpa pemberitahuan, padahal jalan tersebut berada di wilayah dua kelurahan dan telah lama difungsikan sebagai jalur penghubung. Keberatan itu disampaikan langsung di lokasi pemagaran yang menutup akses jalan.

“Itukan masuk dua wilayah, karena lokasi RT 08 RW 11 Jatimekar dan RT 06 RW 03 Jakamulya, dan jalan itu kan setiap hari dilintasi warga sejak lama yang beraktivitas baik pejalan kaki dan pegguna kendaraan, masa ditutup,” ujar Priyatna, Senin (26/1/2026).

Ia menegaskan, semestinya pengelola rest area tidak serta-merta menutup akses tanpa lebih dulu menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sosialisasi dinilai penting agar warga dapat menyesuaikan rute dan tidak kebingungan di lapangan.

“Seharusnya disosialisasikan dulu sebelum ditutup pager seng itu,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan dari unsur lingkungan setempat. Ketua RW 11 Kampung Jaha, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, menyebut pihaknya telah mempertanyakan penutupan jalan sejak awal pekerjaan dimulai, termasuk saat penebangan pohon dilakukan.

“Saat mereka mulai menebang pohon sudah saya tegur dan minta penjelasan, mereka menutup jalan itu untuk menaruh alat berat agar tidak ganggu lintasan tol, kurang lebih memakan waktu hingga dua tiga bulanan ditutupnya,” ungkap Syamsudin.

Ia mengaku terkejut lantaran penutupan dilakukan tanpa sosialisasi terbuka kepada warga sekitar. Bahkan, koordinasi yang diklaim pihak rest area dinilai tidak menyeluruh.

“Saya juga kaget kenapa penutupan dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu, dan pengakuan pihak Rest area mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus RT 08,” tambahnya.

Merespons keresahan warga, Lurah Jakamulya bersama Camat Bekasi Selatan turun langsung ke lokasi untuk memantau penutupan jalan sekaligus meminta klarifikasi dari pihak pengelola rest area dan Jasamarga.

Hasil peninjauan tersebut menyebutkan bahwa penutupan bersifat sementara hingga pekerjaan rampung.

“Saya sudah cek lokasi, dan memang jalan itu ditutup sementara hingga pekerjaan selesai, dan pihak pelaksana atau rest area mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak RT wilayah Jatimekar,” ucap Bachrudin, Lurah Jakamulya.

Ia memastikan, akses jalan tersebut nantinya akan kembali dibuka setelah seluruh pekerjaan selesai.

“Penutupan sifatnya sementara, nantinya akan dibuka kembali agar warga dapat melintasi jalan tersebut,” tandasnya.

Porosbekasicom
Editor