Dalam pos

PorosBekasi.com – Xiaomi semakin mendekati peluncuran global ponsel flagship terbarunya, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition.

Perangkat ini terpantau telah muncul di basis data National Broadcasting and Telecommunications Commission (NBTC) Thailand, sebuah sinyal kuat bahwa rilis internasionalnya tinggal menunggu waktu.

Mengutip ihram.co.id, dalam dokumen sertifikasi NBTC, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition tercatat dengan nomor model 25128PNA1G. Kemunculan di lembaga regulator Thailand ini biasanya menjadi tahapan akhir sebelum sebuah perangkat resmi dipasarkan secara global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Sebelumnya, ponsel ini juga telah mengantongi sertifikasi di beberapa negara lain, termasuk Singapura. Rangkaian sertifikasi tersebut memperkuat indikasi bahwa Xiaomi tengah menyiapkan peluncuran global dalam waktu dekat.

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition sendiri pertama kali diperkenalkan di pasar China pada Desember 2025. Perangkat ini diposisikan sebagai smartphone flagship yang mengedepankan kemampuan fotografi kelas atas, hasil kolaborasi berkelanjutan Xiaomi dengan produsen kamera legendaris, Leica.

Dari sisi spesifikasi, ponsel ini dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan layar OLED 6,9 inci beresolusi tinggi dan refresh rate 120 Hz. Untuk daya, Xiaomi menyematkan baterai berkapasitas besar 6.800 mAh yang mendukung pengisian cepat 90 watt serta pengisian nirkabel 50 watt.

Keunggulan utama Xiaomi 17 Ultra Leica Edition terletak pada sektor kamera. Perangkat ini membawa kamera utama 50 MP dengan sensor 1 inci, kamera ultra-wide 50 MP, serta kamera periskop telefoto 200 MP yang diklaim mampu menghasilkan zoom jarak jauh dengan detail tinggi. Di bagian depan, Xiaomi menyematkan kamera selfie 50 MP.

Meski telah muncul di berbagai lembaga sertifikasi, Xiaomi hingga kini belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran global maupun harga jual dari Xiaomi 17 Ultra Leica Edition. Namun, langkah sertifikasi di Thailand menandakan bahwa kehadiran ponsel ini di pasar internasional, termasuk Indonesia, tinggal menunggu pengumuman resmi.

Dori Hutagalung
Editor