Dalam pos

Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp3.351.989.156,00 atau 34,78 persen dibandingkan total aset Tahun 2023 yang mencapai Rp9.637.197.068,00.

Total aset tersebut terdiri dari aset lancar sebesar Rp1.184.829.170,00 dan aset tetap sebesar Rp5.100.378.742,00.

Penurunan nilai aset pada Tahun 2024 disebabkan oleh meningkatnya nilai akumulasi penyusutan yang tercatat mencapai Rp14.635.673.365,00.

Sementara itu, total kewajiban jangka pendek pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp1.992.769.484,00, mengalami penurunan sebesar Rp149.146.129,00 atau 6,96 persen dibandingkan Tahun 2023 yang mencapai Rp2.141.915.613,00.

Ekuitas Ikut Tergerus

Ekuitas perusahaan pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp4.292.438.428,00. Nilai ini menurun signifikan sebesar Rp3.202.843.027,00 atau 42,73 persen dibandingkan ekuitas Tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp7.495.281.455,00.

Dengan demikian, total kewajiban dan ekuitas PT Mitra Patriot Perseroda pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp6.285.207.911,00, turun Rp3.351.989.156,00 atau 34,78 persen dibandingkan Tahun 2023 sebesar Rp9.637.197.068,00.

Pendapatan Anjlok, Rugi Kian Membesar

Dalam Laporan Laba/Rugi PT Mitra Patriot Perseroda per 31 Desember 2024, pendapatan usaha tercatat sebesar Rp1.991.964.215,00.

Angka ini mengalami penurunan tajam sebesar Rp5.628.600.164,00 atau 73,86 persen dibandingkan pendapatan Tahun 2023 yang mencapai Rp7.620.564.379,00.

Beban pokok usaha pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp4.180.020.397,00, menurun sebesar Rp4.411.713.490,00 atau 51,35 persen dibandingkan Tahun 2023 sebesar Rp8.591.733.887,00.

Kondisi tersebut menyebabkan perusahaan mencatat rugi kotor sebesar Rp3.318.765.590,00 pada Tahun 2024.

Selain itu, beban umum dan administrasi pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp1.121.549.195,00, mengalami penurunan sebesar Rp458.033.910,00 atau 29,00 persen dibandingkan Tahun 2023 yang sebesar Rp1.579.583.105,00.

Beban lain-lain pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp9.160.213,00, turun Rp1.094.633,00 atau 10,67 persen dibandingkan Tahun 2023 sebesar Rp10.254.846,00.

Dengan demikian, total rugi perusahaan setelah pajak pada Tahun 2024 tercatat sebesar Rp3.318.765.590,00.

Nilai tersebut mengalami peningkatan kerugian sebesar Rp757.758.131,00 atau 29,59 persen dibandingkan kerugian Tahun 2023 yang sebesar Rp2.561.007.459,00.

Porosbekasicom
Editor