PorosBekasi.com – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidiq, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja KONI Kota Bekasi yang dinilai tengah lesu akibat keterbatasan anggaran.
Ia menegaskan, persoalan sebenarnya bukan sekadar kecilnya alokasi dana, melainkan lemahnya efektivitas penggunaan anggaran yang ada.
“Kalau dibilang keterbatasan anggaran, ya memang semua daerah pasti punya batas. Tapi yang kita soroti bukan itu. Bagaimana caranya supaya walaupun anggarannya terbatas, hasilnya tetap maksimal,” ujar Adelia usai rapat pembahasan bersama jajaran KONI Kota Bekasi kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).
Politisi Golkar yang dikenal vokal itu menekankan pentingnya penentuan prioritas agar pembinaan atlet tidak berjalan tanpa arah dan sekadar seremonial.
“Kalau memang ada kegiatan yang belum prioritas, ya tiarap dulu. Fokuskan ke sektor yang prospeknya bagus dan punya peluang prestasi. Waktu kita tinggal sepuluh bulan, jadi harus benar-benar efisien,” tegasnya.
Tak hanya soal anggaran, Adelia juga menyoroti masalah internal di tubuh KONI dan sejumlah pengurus cabor yang dinilai ikut memperlambat pembinaan dan merusak fokus organisasi.
“Masalah internal ini harus segera diselesaikan. Nggak perlu lagi saling menyalahkan. Sekarang fokusnya cuma satu: bagaimana meningkatkan prestasi olahraga di Kota Bekasi,” ujarnya.
Adelia mendesak KONI agar segera melakukan evaluasi total dan menunjukkan langkah nyata, bukan sekadar alasan klasik soal dana minim.
“Kita paham kondisi keuangan daerah tidak bisa maksimal, tapi harus ada fokus. Dana yang sedikit bisa besar manfaatnya kalau dikelola dengan tepat. Target kita tetap: Bekasi harus masuk tiga besar di Jawa Barat,” pungkasnya.
Dengan peringatan keras ini, DPRD menegaskan tidak ingin melihat KONI Kota Bekasi terus bersembunyi di balik alasan anggaran.
Publik kini menunggu bukti nyata: apakah keterbatasan bisa diubah menjadi prestasi, atau justru menjadi alasan abadi atas kegagalan pembinaan olahraga di Kota Bekasi.







Tinggalkan Balasan