Dalam pos

PorosBekasi.com – Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi alat ukur obyektif dalam menilai capaian dan kemajuan pemberantasan korupsi di pemerintah daerah.

Dalam klasifikasinya, Indeks di bawah 72,9 masuk kategori Rentan, 73,0–77,9 masuk kategori Waspada, dan lebih dari 78,0 tergolong Terjaga. Dengan skor 63,26, Bekasi jelas berada di zona bahaya yang menuntut reformasi serius.

Sementara itu, penilaian pencegahan korupsi melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) menunjukkan tren yang lebih positif, meski belum sepenuhnya menutupi rapuhnya sisi integritas.

Data menunjukkan skor MCP Kota Bekasi mencapai 90,23 poin pada 2024, yang menandakan tata kelola pemerintahan relatif transparan dan akuntabel dalam aspek pencegahan korupsi. Namun capaian ini jangan meninabobokan.

Menteri Keuangan Purbaya menyebut adanya jual beli jabatan di Bekasi, meskipun dirinya tidak secara spesifik menyebut Kota Bekasi atau Kabupaten Bekasi, namun hal itu Purbaya katakan berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Purbaya meminta semua pemda untuk berbenah. Pemda diminta memperbaiki tata kelola dan disiplin anggaran dalam waktu dekat.

Ia mengutip hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 menunjukkan skor integritas nasional baru mencapai 71,53, di bawah target 74. Sebagian besar pemerintah daerah masih masuk kategori rentan atau zona merah, dengan skor rata-rata provinsi sebesar 67 dan kabupaten 69.

“Coba tolong perbaiki dua triwulan ke depan deh, jadi saya bisa ngomong ke atas. Kalau saya kan paling penting, untuk saya yang penting adalah ekonominya bergerak dan bergeraknya merata bukan di pusat saja,” kata Purbaya baru-baru ini.

Purbaya mendorong seluruh kepala daerah untuk lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola anggaran publik.

Menurutnya, tata kelola yang bersih dan efisien akan memperkuat kepercayaan publik, mendorong arus investasi, serta membuat ekonomi daerah lebih tangguh.

“Mari kita kelola uang publik dengan hati-hati, cepat, dan bertanggung jawab supaya ekonomi daerah makin kuat dan masyarakat makin sejahtera,” ungkap Purbaya.

Porosbekasicom
Editor