Dalam pos

Pelajaran untuk Hari Ini

Apa yang bisa kita tarik dari tragedi 1965? Pertama, Pancasila harus dipahami sebagai sumber hukum yang tidak bisa diganti oleh ideologi lain. Kedua, konstitusi harus ditegakkan bahkan dalam masa krisis, karena meninggalkannya hanya membuka ruang kesewenang-wenangan.

Ketiga, demokrasi harus dijaga tidak hanya dalam bentuk prosedur pemilu, tetapi juga substansi: penghormatan pada pluralisme dan partisipasi rakyat.

Keempat, negara hukum hanya bermakna jika seluruh tindakan negara tunduk pada hukum, bukan sebaliknya. G30S bukan sekadar sejarah gelap, tetapi juga cermin bagi bangsa. Ia menunjukkan betapa rapuhnya tatanan negara bila Pancasila, konstitusi, demokrasi, dan negara hukum dikesampingkan.

Pelajaran ini tetap relevan hingga kini: menjaga empat fondasi itu bukan hanya kewajiban akademis, tetapi syarat agar tragedi kelam tidak terulang.

Referensi:

– UUD 1945 – CNN Indonesia, Rangkuman Sejarah, Kronologi, Tujuan dan Tokoh G30S/PKI, 18 September 2025. -Detik, Mengenang Kembali Peristiwa G30S/PKI dan Kontroversinya, 30 September 2025. -Hedwig Adianto & Tinton Ditisrama, Hukum Tata Negara Indonesia, Amerta Media, 2025. -Hedwig Adianto & Tinton Ditisrama, Teori dan Hukum Konstitusi, Amerta Media, 2025.

Selasa 30 September 2025 

Disclaimer: Opini ini di luar tanggung jawab redaksiÂ