Dalam pos

2. Jaringan Aceh-Medan Dibongkar: Ratusan Kg Ganja Diamankan

Di wilayah Aceh, petugas gabungan dari BNN Provinsi Aceh dan Polres Kutacane berhasil mengungkap peredaran ratusan kilogram ganja asal pegunungan yang hendak diselundupkan oleh jaringan Aceh-Medan. Pada Sabtu, 20 September 2025, petugas melakukan pengintaian di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan menyergap dua mobil pick-up yang dicurigai. Ditemukan ratusan bungkus ganja kering yang disembunyikan rapi di dalam bodi kedua mobil. Dua terduga pelaku, SK dan SH, diamankan.

Penyelidikan mengarah pada tersangka perempuan berinisial IM di Kutacane, Aceh Tenggara, di mana petugas menemukan puluhan bungkus ganja di kamarnya. Suami IM, SE alias WIN, berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian. Pada Senin, 22 September 2025, tersangka R diamankan dengan barang bukti ratusan bungkus ganja yang disembunyikan di area perkebunan Kutacane, Aceh Tenggara.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 jo. Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 111 ayat 2 jo. Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana hukuman mati.

Penyelamatan Jutaan Jiwa dan Kerugian Triliunan

Operasi gabungan berhasil mengamankan total hampir 1,7 ton narkotika (sabu, ekstasi, kokain, dan ganja). Jumlah tersebut diperkirakan setara dengan penyelamatan sekitar 7,8 juta jiwa anak bangsa dari potensi penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi ini juga berhasil mencegah potensi kerugian finansial negara yang diperkirakan mencapai Rp2,65 triliun. Pengungkapan kasus ini merupakan cerminan dari semangat dan komitmen untuk menyelamatkan generasi bangsa.

Setiap gram narkotika yang disita bukanlah sekadar angka statistik, melainkan simbol perjuangan untuk masa depan.

“Keberhasilan ini membuktikan kekuatan kolaborasi BNN dan Polri dari langkah preventif hingga represif. Ke depan, kedua institusi akan terus memperkuat strategi P4GN secara komprehensif untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari narkoba,” bunyi Biro Humas dan Protokol BNN.

Porosbekasicom
Editor