Dalam pos

Pemukulan Berujung Laporan Polisi

Perseteruan antara dua anggota DPRD Kota Bekasi memanas setelah Ahmadi (PKB) melaporkan Arif Rahman Hakim (PDIP) ke polisi. Insiden ini terjadi saat rapat Badan Anggaran mengenai RAPBD Kota Bekasi 2026, yang disebut Arif berujung pada benturan fisik.

Arif membantah tuduhan pemukulan. Ia mengaku bahwa insiden yang sebenarnya hanya saling dorong, yang lumrah terjadi dalam tensi rapat yang tinggi, bukan penganiayaan sepihak.

“Silakan cari saksinya kalau saya memukul atau apa. Tidak ada pemukulan, kita sama-sama dorong-mendorong saat itu sebelum dipisahkan,” akunya kepada wartawan, Senin 22 September 2025.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk memenuhi panggilan polisi dan memberikan keterangan yang sebenarnya.

“Saya siap datang bila dipanggil pihak kepolisian. Saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya,” tegasnya.

Porosbekasicom
Editor