Dalam pos

Mengapa Anggaran Tidak Terserap Optimal?

Rendahnya serapan anggaran di beberapa dinas ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perencanaan yang kurang matang, birokrasi yang lambat, atau bahkan persoalan pengadaan barang dan jasa.

Kondisi ini harus menjadi evaluasi serius bagi Pemerintah Kota Bekasi. Anggaran yang tidak terserap optimal berarti program-program yang seharusnya berjalan untuk melayani masyarakat tidak terlaksana sepenuhnya. Misalnya, perbaikan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program sosial yang mendesak.

Pemerintah Kota Bekasi perlu segera berbenah. Transparansi data anggaran dan realisasi harus diiringi dengan akuntabilitas. Masyarakat berhak tahu, kemana sisa uang rakyat yang tidak terpakai itu mengalir? Apakah ada program yang gagal dijalankan?

Berikut rincian berdasarkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD): Belanja Sektor Utama

• Dinas Pendidikan: Rp1,90 triliun, realisasi Rp1,68 triliun (88,71%).

• Dinas Kesehatan: Rp862,58 miliar, realisasi Rp778,20 miliar (90,22%).

• RSUD Kota Bekasi: Rp574,69 miliar, realisasi Rp538,84 miliar (93,76%).

• Dinas Tata Ruang: Rp26,14 miliar, realisasi Rp23,29 miliar (89,10%).

• Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air: Rp741,55 miliar, realisasi Rp642,41 miliar (86,63%).

• Disperkimtan: Rp751,03 miliar, realisasi Rp523,10 miliar (69,65%).

Ketertiban, Sosial & Pelayanan Publik

• Satpol PP: Rp96,70 miliar, realisasi Rp89,00 miliar (92,04%).

• Damkar: Rp86,33 miliar, realisasi Rp73,60 miliar (85,26%).

• Dinas Sosial: Rp31,13 miliar, realisasi Rp27,93 miliar (89,73%).

• BPBD: Rp10,95 miliar, realisasi Rp9,59 miliar (87,58%).

• Disnaker: Rp18,50 miliar, realisasi Rp15,45 miliar (83,47%).

• DPPPA: Rp19,12 miliar, realisasi Rp17,16 miliar (89,78%).

Lingkungan, Transportasi & Ketahanan Pangan

• Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan: Rp21,29 miliar, realisasi Rp18,06 miliar (84,83%).

• DLH: Rp519,76 miliar, realisasi Rp421,36 miliar (81,07%).

• Dinas Dukcapil: Rp40,17 miliar, realisasi Rp36,52 miliar (90,92%).

• Dinas Pengendalian Penduduk & KB: Rp29,53 miliar, realisasi Rp26,58 miliar (90,00%).

• Dishub: Rp100,33 miliar, realisasi Rp87,58 miliar (87,29%).

Porosbekasicom
Editor