Dalam pos

PorosBekasi.com – Pemeriksaan sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga Dispora Tahun Anggaran 2023, membuka fakta baru tentang adanya acara yang disebut “Pesta Kepiting”.

Acara tersebut diduga melibatkan beberapa unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi, dan digelar di kantor PT Cahaya Ilmu Abadi (PT CIA) milik Tommy Uno Walangitan (TUW) di kawasan Alexindo, Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Fakta ini terungkap dari keterangan Anggota DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman (AR), usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Selasa (26/8/2025).

“Ada empat pertanyaan tadi, termasuk apakah saya tau tentang Pesta Kepiting itu, saya katakan jika saya samasekali tidak mengetahuinya,” ungkap Arif kepada awak media usai memberikan keterangan.

Arif menegaskan, bahwa perannya sebatas membantu menyalurkan sejumlah peralatan olahraga kepada pengurus RT-RW, serta menyediakan kendaraan untuk mengangkut barang dari Stadion Patriot Candrabhaga menjelang Pemilu.

“Jadi saya saat itu hanya diminta tolong untuk menyediakan kendaraan untuk mengambil barangnya yang didistribusikan di stadion,” ungkapnya.

Selain soal distribusi alat, penyidik juga mendalami kedekatan Arif dengan TUW, Komisaris PT CIA. “Saya juga ditanya apakah kenal dengan TUW, saya katakan tidak kenal,” tegasnya.

Dari pantauan di lokasi, sejak pagi hingga jam istirahat, AR baru terlihat keluar dari gedung Kejaksaan. Sementara itu, sejumlah legislator lain seperti ON, ND, serta beberapa anggota DPRD lainnya juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan.

5 Dewan Diperiksa Hari Ini

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima (sebelumnya diberitakan tiga) anggota DPRD Kota Bekasi terkait dugaan korupsi pengadaan alat olahraga di Dispora dengan potensi kerugian negara mencapai Rp4,7 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Riyan Anugrah, membenarkan pemanggilan tersebut namun enggan membeberkan detail agenda dan identitas anggota dewan yang diperiksa.

“Iya betul, ada itu, cuma nama-namanya saya belum dapati karena masih dalam proses pemeriksaan. Nanti kami infokan,” kata Riyan melalui pesan WhatsApp.

Informasi yang dihimpun menyebut tujuh anggota DPRD masuk daftar pemeriksaan. Sedangkan lima anggota dewan yang diperiksa hari ini dengan status sebagai saksi, dikabarkan berinisial AR, ND, MK, ON dan AH.

Porosbekasicom
Editor